Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak Tanpa Pemberian Obat

Obat Anak Kecil | Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak Tanpa Pemberian Obat – Sembelit sendiri merupakan gangguan pada sistem pencernaan dimana terjadi pengerasan tinja yang berakibat sulit untuk dikeluarkan. Kondisi gangguan seperti ini bisa disertai dengan rasa sakit pada perut anak. Sama hal nya dengan orang dewasa, si kecil pun bisa mengalami sembelit ini.

sembelit pada bayiKonstipasi atau sembelit pada anak dan balita ini bisa terjadi dalam beberapa hari, beberapa minggu dan bahkan bisa sampai beberapa bulan. Gangguan seperti ini bisa juga disertai dengan kram perut tapi terkadang tidak di sertai dengan gejala yang jelas sehingga tidak teridentifikasi dalam waktu yang cukup lama.

Penyebab Sembelit Pada Anak

Pada umumnya sembelit pada anak bisa disebabkan oleh pola makan yang kurang tepat. Adapun beberapa penyeba utamanya seperti:

  • Kurang cairan / kurang minum
  • Kurang mendapat asupan makanan yang berserat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan sereal
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang rendah gizi seperti junk foods
  • Genetis atau faktor turunan dari keluarga
  • Tidak selalu rutin buang air besar (BAB), seperti karena sering menahan BAB saat di toilet, sebagian anak biasanya mengalami ketakutan saat masuk kamar mandi sehingga cenderung menahan BAB dalam waktu yang lama dan bisa menyebabkan penumpukkan dan pengerasan tinja pada perut.

Bisa juga karena beberapa kondisi medus yang disertai dengan diare, muntah, atau demam yang bisa mengakibtkan berkurangnya cairan tubuh sehingga mengakibatkan sembelit pada anak. Juga penggunaan berbagai jenis obat dari kelompok morpin, meskipun sangat jarang tapi bisa memicu terjadinya sembelit.

Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak Tanpa Pemberian Obat

Sebagian besar kasus sembelit pada anak bisa disembuhkan dengan merubah pola hidup dan pola makan. Cara penanganan gangguan ini bisa memakan waktu yang cukup lama, untuk itu diperlukan kesabaran dari orang tua dan komitmen dari anggota keluarga lain untuk mendukung proses penyembuhan pada si kecil ini menjadi sangat penting. Dibawah ini ada beberapa cara mengatasi sembelit pada anak balita tanpa pemberian obat :

1. Dengan memberikan cairan yang cukup terutama air putih pada si kecil. Karena menurut penelitian, anak pada usia 1-3 tahun memerlukan cairan sekitar 1,3 liter perhari.
2. Pastikan juga si kecil mendapatkan buah-buahan dan sayuran setiap harinya. Adapun Beberapa sayuran dan buah yang direkomendasikan untuk mengobati sembelit pada anak seperti apel, buah pir, aprikot, kurma, pepaya, brokoli, kubis, kacang polong, selada, dan juga kembang kol. Berikan juga anak makanan yang tinggi serat lainnya seperti sereal, dan roti gandum yang utuh.
3. Hindari makanan yang bisa memicu sembelit. Makanan yang rendah serat diyakini bisa memicu terjadinya sembelit seperti nasi putih, keripik kentang, biskuit, dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi produk olahan susu tanpa disertai dengan konsumsi serat yang cukup juga bisa menyebabkan sembelit.
4. Ketahui Penyebabnya. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan saat anak mengalami sembelit atau susah buang air besar. Yang pertama dengan menghilangkan penyebabnya, misalnya sembelit terjadi karena adanya penyumbatan pada usus bagian atas. Nah cara pengobatannya dengan menghilangkan penyumbatan tersebut. Yang kedua pengobatan dengan menghilangkan gejala dari sembelit.

Tapi jika ada luka lecet pada anus anak yang kemudian mempengaruhi terjadinya sembelit, pengobatannya bisa dengan pemberian salep yang berfungsi mengurangi nyeri. Untuk pertolongan pertama saat di rumah, anda bisa mengoleskan minyak kelapa atau baby oil pada anus si kecil. Dan jika sembelit ini terjadi sampai 4 minggu, segeralah untuk membawa si kecil ke dokter. Semoga Bermanfaat:))

Hati Hati Penyebab Penyakit Konstipasi Akut Pada Bayi

Hati Hati Penyebab Penyakit Konstipasi Akut Pada Bayi | Konstipasi atau sembelit ini diartikan sebagai gangguan pencernaan yang bisa menyebabkan keluhan saat Buang Air Besar (BAB). Tidak hanya menyerang orang dewasa, kondisi seperti ini juga bisa menyerang anak-anak dan bahkan menyerang bayi. Pada kesempatan kali ini Obat Anak Kecil Akan membahas seputar penyebab dan solusi untuk mengatasi konstipasi pada bayi.

konstipasi pada bayi

Mengenal Sistem Pencernaan Bayi

Saat bayi baru lahir, kotorannya akan sedikit hitam, tebal, dan terasa lengket atau sering disebut meconium. Meconium ini terbentuk dari segala zat sisa pada usus bayi yang terkumpul selama masa kehamilan. Meconium akan keluar dengan sendirinya pada hari-hari pertama setelah kelahiran si kecil.

Pada saat bayi mengkonsumsi ASI, pencernaan mereka pun mulai bekerja sebagai limbah buangan, dan saat itulah si kecil buang air besar. Para ahli mengungkapkan bahwa tinja si kecil ini berbeda dengan yang lainnya, tapi yang terpenting ialah rutinitas intervalnya. Saat BAB si kecil lebih jarang dari biasanya, mungkin saja mereka mengalami sembelit.

Bayi yang mengkonsumsi ASI akan cenderung lebih jarang mengalami masalah konstipasi jika dibandingkan dengan bayi yang mengkonsumsi susu formula. Hal ini terjadi karena ASI merupakan sumber nutrisi yang ideal bagi si kecil, sehingga kandungan zat gizinya akan di serap sempurna oleh tubuh si kecil tanpa menimbulkan gangguan pencernaan.

Penyebab Adanya Konstipasi Pada Bayi

Konstipasi bayi pada umumnya disebabkan karena dehidrasi atau pola makan yang tidak seimbang. 1 dari 20 kasus konstipasi bisa disebabkan karena kondisi medis khusus seperti:

  • Efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi oleh bayi
  • Tidak cocoknya dengan jenis makanan tertentu
  • Penyakit Hirschsprung, atau gangguan pada sistem saraf di usus
  • Kelainan pada sumsum tulang belakang
  • Dan Kelainan pada anus

Cara Mengatasi Konstipasi Ringan Pada Bayi

Khusus untuk konstipasi ringan, perubahan pola makan pun bisa membantu mengatasi kondisi tersebut. Berikut ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mengatasi sembelit ringan pada bayi:

  • Memberikan buah-buahan yang kaya akan serat seperti apel, pir atau prune dalam porsi yang kecil yang bisa menghasilkan reaksi pencahar. Tapi tidak lupa untuk memastikan si kecil minum cukup air.
  • Dorong anak untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang berserat tinggi tapi tidak memaksanya. Jika anak bersedia, berikan pujian pada anak.
  • Sampai pada usia 12 bulan, pencernaan bayi belum bisa menyerap gula merah. Jadi campurkan setengah sendok gula teh gula merah pada susu formula, ASI yang diperas atau air matang dan berikan pada anak. Gula merah tersebut akan tertinggal pada usus bayi dan bisa menimbulkan reaksi pencahar.

Jika cara diatas masih belum memberikan perubahan baik pada si kecil, kunjungi dokter agar mendapatkan saran dan penanganan yang tepat untuk si kecil.

Lalu Kapan Menghubungi Dokter?

  1. Jika terjadi peningkatan frekuensi BAB si kecil secara drastis. Seperti jika biasanya bayi buang kotoran setiap hari, dan sekarang berubah menjadi 3 hari sekali.
  2. Jika Kotoran Bayi keras.
  3. Jika nafsu makan bayi berkurang.
  4. Jika bayi merasa sakit saat mengeluarkan kotoran.
  5. Jika kotoran bayi keluar disertai dengan bercak darah.

Penanganan Medis Untuk Konstipasi Pada Bayi

Jika bayi mengalami konstipasi, dokter akan menyarankan untuk proses membersihkan sistem pencernaan bayi. Penanganan seperti ini mungkin berupa pemberian obat-obatan pencahar khusus bayi untuk memudahkan pengeluaran kotoran. Obat pencahar perlu diberikan pada bayi sampai bayi terbiasa mengeluarkan kotoran yang lunak dan tanpa merasa sakit. Setelahnya, kita bisa mengurangi penggunaan obat pencahar sedikit demi sedikit.

Untuk kondisi yang lebih ringan lagi, dokter hanya akan menyarankan untuk perubahan pola makan, memperbanyak asupan cairan, dan merekomendasikan penggunaan pelumas khusus untuk diaplikasikan pada daerah anus si kecil untuk mempermudah pengeluaran feses.

Pastikan juga dokter memberi tahu apa yang harus dilakukan jika si kecil tidak mengalami reaksi pencernaan selama lebih 24 jam. Semoga Bermanfaat:))

Pantangan Makanan Anak Penderita Penyakit Bronkitis

Penyakit Anak Bronkitis |Obat Anak Kecil – Bronkitis ialah suatu kondisi medis di mana saluran udara dari paru-paru yang menjadi bengkak akibat iritasi oleh stimulus eksternal. Dan penyakit ini pun merupakan gejala sekunder flu yang bisa disebabkan oleh infeksi virus. Bentuk akut bronkitis biasanya tidak serius. Gejala nya pun bisa berlangsung sekitar 12-15 hari. Berbeda dengan bronkitis kronis, yang gejala nya bisa batuk dengan dahak yang bisa terus bertahan antara 3 bulan sampai 2 tahun.

Apabila anda melihat atau merasakan gejala seperti mengi saat bernafas, batuk yang mengeluarkan dahak dan berwarna, demam, sakit tenggorokkan, dan juga kelelahan yang luar biasa, bisa jadi anda mengalami bronkitis. Nah selain dengan mengkonsumsi Obat Bronkitis Anak dan Dewasa, hindari juga makanan tertentu untuk memaksimalkan dalam proses penyembuhan penyakit bronkitis.

Pantangan Makanan Para Penderita Penyakit Bronkitis

pantangan makanan penyakit bronkitis pada anak

1. Produk susu
Susu merupakan salah satu bahan makanan yang paling sehat. Tapi jika anda menderita penyakit bronkitis, susu ini dianggap tidak baik karena mengandung lemak jenuh. Dan ketika lemak jenuh dikonsumsi oleh penderita penyakit bronkitis, akan meningkatkan produksi dahak yang akan menyebabkan ketidaknyamanan saat bernafas. Makanan lainnya yang harus dihindari ialah keju, pizza, es krim, mayones, dan saus.

2. Makanan Berminyak
Pada dasar nya semua pasti menyukai makanan berminyak yang digoreng. Tapi untuk penderita bronkitis harus meninggalkan jauh jauh makanan ini. Ini karena makanan yang digoreng mengandung oksidan dan tinggi lemak jenuh. Hal ini tentunya tidak baik dan akan menambah pembentukkan lendir dan dahak. Selain itu, makanan yang bisa dikonsumsi ialah makanan yang dipanggang, dikukus, atau direbus.

3. Makanan Asin
Garam memang bisa bermanfaat sebagai pengencer darah. Karena bronkitis, saluran udara menjadi meradang dan menyempit, anda juga akan mencoba untuk bernafas lebih keras lagi untuk menghirup oksigem dengan setiap nafasnya. Hal ini tentunya akan membebani jantung anda.
Jika jantung anda sudah terbebani karena harus bekerja keras lagi untuk memompa darah tambahan, akibat dari garam yang bisa meningkatkan volume darah. Itulah mengapa kandungan garam tinggi berbahaya untuk tubuh bagi anda penderita bronkitis.

4. Produk dengan pemanis
Produk pemanis seperti minuman manis, minuma berkarbonasi, sereal, sirup, permen, coklat, kue seperti itu harus benar-benar dihindari oleh penderita bronkitis. Karena makanan seperti itu tidak memberikan nilai gizi dan justru akan menekan fungsi kekebalan tubuh, dan sering merupakan penyebab dari kenaikan berat badan, yang akhirnya bisa menyebabkan kesulitan bernafas.

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati. Jika anda atau anak anak mengalami gejala dari penyakit bronkitis, sebaiknya banyak beristirahat dan melakukan pengobatan yang tepat, serta menghindari pantangan makanan-makanan diatas agar tidak berlanjut ke tahap yang lebih parah lagi. Semoga Bemanfaat :))

Penyebab dan Pencegahan Penyakit Bronkitis Pada Anak

Penyakit Bronkitis Pada Anak | Bronkitis pada anak terjadi saat anak tertular penyakit ini. Bronkitis ini berasal dari kata bronkus dan itis, bronkus yang berarti saluran nafas besar, dan itis yang berarti istilah medis yang menunjukkan adanya reaksi peradangan. Radang atau peradangan ialah reaksi tubuh terhadap berbagai hal. Dan infkesi virus ialah penyebab terserang radang saluran nafas.

Saat ada reaksi peradangan pada saluran pernafasan, maka area tersebut akan seperti kemerahan, bengkak, dan memproduksi lendir yang cukup banyak. Jadi, batuk dengan dahak yang banyak merupakan salah satu gejala dari penyakit bronkitis pada anak.

penyebab dan pencegahan bronkitis pada anak

Penyebab dari bronkitis pada anak pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Jika batuk berlangsung dalam waktu yang lama, bisa juga karena alergi. Kadang kala pada kasusu tertentu, bronkitis pada anak tidak berbahaya dan bahkan akan sembuh dengan sendirinya.

Sedangkan untuk orang dewasa, merokok bisa menjadi penyebab bertambah parahnya bronkitis pada orang dewasa. Jika orang tua merokok, kemungkinan besar anak kecil, bayi yang menghirup asap rokok juga anak-anak yang sebelumnya sudah memiliki masalh dengan paru-paru dan jantungnya bisa beresiko terserang bronkitis akut.

Sebagai pencegahannya, orang tua atau orang yang lebih besar dari anak kecil harus bisa mengajarkan pada anak-anak bagaimana membasuh tangan seacar benar agar menjauhkan dari penyebaran bakteri dan virus penyebab penyakit bronkitis pada anak, membatasi agar tidak menghirup polusi udara, dan juga direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin flu.

Kadang kala gejala penyakit bronkitis pada anak hampir sama dengan penyakit yang lainnya. Namun yang perlu diperhatikan ialah perubahan suara yang menjadi serak. Apabila ini terjadi, akan sangat memungkinkan anak tidak menderita penyakit bronkitis, karena bisa saja suara serak tersebut dikarenakan adanya reaksi peradangan pada pita suara.

Penyakit bronkitis pada anak biasanya terjadi karena infeksi virus, dan akan sembuh dengan sendirinya, bahkan kondisi ini pada umumnya tidak berbahaya. Lakukan terus pemeriksaan, dan jika anak mengalami sesak nafas segera bawa ke dokter.

<< Obat Tradisional Penyakit Bronkitis Pada Anak <<

Obat Tradisional Penyakit Bronkitis Pada Anak

Obat Tradisional Bronkitis Pada Anak | Selamat datang di website Resmi kami Obat Anak Kecil Tradisional Indonesia yang merupakan salah satu situs pemberi informasi dan solusi penting mengenai Penyakit anak kecil dan juga sekaligus Obat Tradisional untuk penyakit anak kecil.

Kami akan merekomendasikan Obat Tradisional Bronkitis Pada Anak dengan QnC Jelly Gamat yang merupakan obat multikhasiat yang cocok dikonsumsi oleh semua kalangan usia termasuk Anak kecil, balita bahkan bayi, yang manjur dan ampuh mengobati berbagai jenis penyakit anak termasuk bronkitis pada anak. Harga Rp.155.000/btl (belum termasuk ongkir) dengan layanan menarik “BARANG KIRIM, SAMPAI, BARU BAYAR” Untuk pemesanan 1-2 botol. Informasi Selengkapnya KLIK CARA PEMESANAN , dan dibawah ini mengenai Penyakit dan Obat Tradisional Bronkitis Pada Anak.

Dalam mengatasi penyakit bronkitis pada anak, diperlukan penanganan khusus. Karena jika salah dalam menangani, maka akan berdampak negatif pada anak. Tapi untuk kali ini, Para orang tua tidak usah khawatir dalam mengatasi penyakit bronkitis pada anak. Kami akan berikan solusi yang aman dan cepat untuk mengatasi penyakit bronkitis pada anak anda. Lalu Bagaimana?

Cara Mengatasi Bronkitis Pada Anak

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati penyakit bronkitis pada anak yakni dengan pengobatan obat kimia, obat tradisional/herbal, sampai dengan melakukan operasi. Pada saat ini kami akan memberikan Obat Bronkitis Anak dengan menggunakan obat tradisional anak atau obat herbal. Mengapa Harus Tradisional dan Apa Kelebihan Dari Herbal?

Obat tradisional penyakit bronkitis pada anakObat Tradisional atau herbal ini selalu memiliki khasiat yang ampuh dan aman dalam mengobati berbagai jenis penyakit. Untuk itu, obat tradisional herbal sangat banyak diminati oleh semua orang. Bagaimana tidak? Obat herbal tradisional ini diunggulkan dalam beberapa aspek. Disisi lainnya, obat-obatan herbal sudah ada sejak zaman nenek moyang kita. Hingga sampai kini, obat herbal tradisional masih dipercaya untuk mengobati penyakit kronis dan non kronis. Terlebih jika obat herbal tradisional tersebut diolah dengan teknologi yang modern. Kelebihan dari Obat Herbal Tradisional itu sendiri ialah obat herbal tidak akan memberikan efek samping pada pengonsumsi. Dan khasiatnya yang ampuh dalam mengatasi berbagai penyakit, obat herbal ini lebih unggul dari obat kimia dan juga obat lainnya.

Obat QnC Jelly Gamat Untuk Bronkitis Pada Anak

Obat tradisional penyakit bronkitis pada anak

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu obat herbal yang terbuat dari 100% bahan-bahan herbal alami yang juga diolah dengan menggunakan mesin berstandar Nasional dan diawasi langsung oleh pakar apara ahli kesehatan, sehingga tetap terjaga keaslian kandungan yang digunakan. QnC Jelly Gamat ini bisa menjadi solusi terbaik untuk mengatasi Penyakit Bronkitis Pada Anak.

Obat Tradisional QnC Jelly Gamat untuk Penyakit Bronkitis Pada Anak yang berbahan dasar Teripang Emas Asli laut terbaik. Dan yang membedakan QnC Jelly Gamat ini dengan Jelly Gamat yang lainnya ialah QnC Jelly Gamat hadir dengan komposisi yang lebih komplit seperti: Sweetener Steva, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur. Dengan itu terbukti QnC Jelly Gamat memiliki khasiat dan manfaat yang lebih dari produk jelly gamat lainnya.

Obat tradisional penyakit bronkitis pada anakDiproduksi Oleh PT. BIJAKSANA MAJU UTAMA
Dipasarkan Oleh CV.PEDULI SEMESTA ALAM
Dengan Harga : Rp. 155.000/btl-, Isi 300mg
Legalitas DEPKES P-IRT No.109321+01291-1229
Dan Pelayanan Kami “BARANG KIRIM, SAMPAI, BARU BAYAR” (Syarat dan ketentuan berlaku)

Teripang Emas yang menjadi bahan utama dari QnC Jelly Gamat memang sangat kaya akan kandungan aktifnya seperti Asam Amino, Asam Docosahexant (DHA), Antiseptik Alamiah, Cell Growth Factor (CGF), Chondrotin, Gamapetide, Glucasaminoglycans (GAGs), Glucosamine, Glikosida Keratin, Lektin, Lemak Essensial, Mineral, Mukopolisakarida, Omega 3,6 dan 9, Protein 86,8%, Kolagen 80,0%, dan setelah diteiliti kandungan tersebut sangat baik untuk digunakan sebagai Obat Bronkitis Pada Anak.

Untuk itu, bagi anda yang memiliki anak yang menderita penyakit bronkitis, segera atasi dengan mengkonsumsi QnC Jelly Gamat untuk sembuh total. Perlu diketahui juga, QnC Jelly Gamat merupakan obat herbal yang 100% aman untuk dikonsumsi juga tidak menimbulkan Efek Samping jika dikonsumsi oleh anak, bayi, balita, ibu hamil dan ibu menyusui, bahkan dalam jangka panjang sekalipun. Tertarik Untuk Memesan?

cara order obat tradisional bronkitis pada anak

Suplemen Penting Yang Wajib Diberikan Untuk Anak Balita dan Bayi

Obat Anak Kecil | Suplemen Penting Yang Wajib Diberikan Untuk Anak Balita dan Bayi Obat QnC Jelly Gamat merupakan produk dari ektrak teripang emas yang 100% Asli yang terbaik lebih dari 1400 spesies yang ada, Kami sebagai Distibutor Resmi QnC Jelly Gamat menjamin keaslian dan keamanan produk yang 100% ORIGINAL, Tidak Asli Uang Akan Kembali.

Sebagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh anak dan balita, QnC Jelly Gamat merupakan produk dari hasil kekayaan laut yakni teripang emas, dan produk ini sangat ramah dan aman dikonsumsi oleh anak dan balita sampai ibu hamil dan menyusui.

Ketika anak melakukan aktivitas yang tinggi dan proses tumbuh kembang yang terus sampai ke tahap dewasa, seorang anak juga akan membutuhkan nutrisi dan vitamin yang banyak yang bisa mendukung kesehatan agar tetap prima dalam melakukan aktivitasnya. Nah, kebutuhan tersebut bisa dipenuhi dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa mencukupi kebutuhan anak untuk proses tumbuh kembangnya dengan Obat QnC Jelly Gamat ini.

QnC Jelly Gamat Untuk Anak Balita dan Bayi

suplemen penting yang wajib diberikan pada anak balita dan bayi

QnC Jelly Gamat bisa menjadi jawaban untuk anak balita dan bayi untuk bisa mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Mengapa Harus QnC Jelly Gamat? Karena kandungan yang ada pada obat QnC Jelly Gamat yang sangat lengkap dan bahan utamanya yang dipakai yakni ektrak teripang emas yang bisa mendorong tumbuh kembang anak, dan ada juga ekstrak buah dan sayur yang semakin melengkapi kebutuhan nutrisi anak dalam masa pertumbuhannya. Dibawah ini ada Manfaat QnC Jelly Gamat untuk anak balita dan bayi seperti:
Kolagen nya:

  • Menyehatkan kulit anak
  • Mencegah penyakit kulit pada anak
  • Baik untuk pertumbuhan anak
  • Menyembuhkan luka pada kulit anak

Protein nya:

  • Nutrisi yang penting untuk jantung anak
  • Baik untuk pencernaan anak
  • Mencegah Anemia Anak
  • Mengaktifkan keseimbangan enzim anak

Mukopolisakarida nya:

  • Melancarkan sirkulasi darah anak
  • Memelihara sistem kardiovaskular anak
  • Mempercepat proses penyembuhan luka anak

Saponin nya:

  • Sebagai antioksidan yang tinggi
  • Merangsang pembentukan sumsum tulang
  • Mencegah anemia pada anak
  • Meningkatkan metabolisme pada anak

Glukosaminoglykan nya:

  • Mengatasi sakit tulang pada anak
  • Menyehatkan pembuluh darah anak

Omega 3 dan 6 nya:

  • Baik untuk kecerdasan anak
  • Meningkatkan nafsu makan anak
  • Meningkatkan pembakaran energi
  • Baik untuk perkembangan otak anak

Asam Amino Essensial nya:

  • Membentuk sel baru
  • Memperbaiki jaringan
  • Membentuk antibodi
  • Menyelaraskan enzim pada tubuh anak

Jadi Secara Umumnya QnC Jelly Gamat berfungsi untuk anak balita dan bayi sebagai:

  • Memicu pertumbuhan anak
  • Membantu pertumbuhan tulang dan gigi secara optimal
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menambah nafsu makan anak
  • Menyembuhkan berbagai keluhan penyakit anak

suplemen penting yang wajib diberikan untuk anak balia dan bayi

QnC Jelly Gamat
Kode Produk : RA-QnC
Cara Konsumsi : Diminum 2x 2Sendok makan (Pagi dan Sore).

‘QnC Jelly Gamat 100% Gamat Asli DEPKES Murni Tanpa Campuran Bahan Kimia’

Tidak perlu khawatir dengan QnC Jelly Gamat karena merupakan produk yang aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia dan sudah mendapatkan izin dari DEPKES RI dengan No.Reg DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 dan sudah tersertifikasi HALAL MUI INDONESIA. Untuk itu segera dapatkan produk asli QnC Jelly Gamat dan dapatkan juga khasiat luar biasanya. Bagi Anda yang berminat dengan produk ini bisa memesan langsung sekarang juga hanya dengan mengirimkan format pemesanan seperti di bawah ini melalui SMS/BBM:

baru pisan
Setelah anda mengirimkan format pemesanan seperti diatas, kami akan segera langsung membalas berupa total pembayaran dan no rekening pembayaran. Bagi anda yang mendapatkan layanan “BARANG KIRIM, SAMPAI, BARU BAYAR”, kami tunggu pembayaran anda 2×24 jam setelah barang diterima, jika tidak membayar maka kami akan tuntut dan memasukkan anda ke dalam blacklis konsumen tidak mau bayar dan akan disebar luaskan.

harga resmi QnC jelly gamatUntuk menjamin Keamanan dan Kenyamanan konsumen dalam berbelanja onlin di toko kami, kami menyediakan layanan “BARANG KIRIM, SAMPAI, BARU BAYAR” bagi anda yang memesan 1-2 botol saja.

Informasi Selengkapnya Tata Cara Pemesanan KLIK CARA PEMESANAN

Tips Diet Yang Tepat Untuk Obesitas Pada Anak

Tips diet tepat untuk anak obesitas

Tips Diet Yang Tepat Untuk Obesitas Pada Anak | Beberapa hari ke belakang ini, seorang anak yang usia nya masih 10 tahun sedang ramai diperbincangkan karena Penyakit Anak obesitas yang dialaminya. Pada normalnya, anak berusia 10 tahun memiliki berat badan sekitar 40kg. tetapi anak tersebut baru usia 10 tahun sudah memiliki berat badan sampai 190kg.

Jumlah anak yang menderita obesitas memang selalu meningkat tiap tahunnya. Padahal obesitas dikenal sebagai penyebab dari timbulnya berbagai penyakit. Kebanyakan obesitas terjadi karena gaya hidup seseorang yang tidak sehat. Dan tentunya sebagai orang tua harus selalu memantau grafik pertumbuhan anak agar tidak terjadi penyakit obesitas pada anak anda.

Anak yang gemuk bisa dikatakan tidak akan menggemaskan lagi ketika anak tersebut memiliki berat dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia nya. Para orang tua harus waspada dan tidak boleh membiarkan ini terus berkepanjangan sampai pada akhirnya keadaan menjadi semakin memburuk. Ada Tips Diet Yang Tepat Untuk Para Anak Yang Mengalami Obesitas, dan bisa juga dilakukan untuk upaya pencegahan penyakit ini.

Diet Tepat Untuk Obesitas Pada Anak

diet tepat untuk anak obesitas

Kali ini ada beberapa tips untuk yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan anak, Diet Tepat Anak Obesitas tanpa membuat anak merasa kelaparan seperti:

1. Gizi yang seimbang
Yang pertama berikan makanan yang memiliki gizi seimbang. Sesuaikan asupan kalorinya dengan aktivitas yang dilakukannya sehari-hari. Karena semakin banyak aktivitas yang dilakukan anak, akan semaki banyak juga asupan kalori yang dibutuhkan anak tersebut. Jangan sampai anda memberikan anak dengan asupan kalori yang berlebihan, tanpa ada aktivitas. Karena hal ini lah yang akan semakin membuat berat badan anak akan bertambah.

2. Lakukan aktivitas fisik
Olahraga selalu menjadi salah satu cara terbaik untuk menurunkan berat badan, baik itu orang dewasa, maupun anak-anak. Selain berolahraga, tidak salah jika para orang tua mengajak anaknya untuk bergerak ketika sedang dirumah, Seperti mengambil ini itu sendiri. Jika anak sudah lebih besar, bisa juga anda meminta tolong untuk membantu membereskan rumah. Jangan biarkan mereka hanya duduk menonton teltvis sambil memakan cemilan yang banyak mengandung garam dan gula.

3. Mengatur Cemilan
Bila selama ini anda membiarkan anak memakan cokelat, keripik, soda, atau es krim di sela-sela makan, untuk saat ini biasakan mengubahnya. Lebih baik sediakan makanan atau cemilan sehat yang rendah lemak seperti yogurt, jus buah, biskuit gandum, buah, puding dan lain sebagainya yang bisa dibuat sendiri di rumah.

4. Berikan sarapan
Pastikan anda selalu menyiapkan sarapan untuk anak anda setiap hari sebelum beraktivitas. Pastinya makanan yang disiapkan pun harus makanan sehat yang bisa memenuhi gizi anak. Dengan sarapan yang cukup, maka anak tidak akan merasa lapar saat jam makan siang, yang bisa menyebabkan mereka akan makan yang berlebih.

5. Makan bersama
Sering kali anak senang makan sambil menonton televisi. Tapi sekarang biasakan untuk makan bersama dengan semua anggota keluarga. Para peneliti menyebutkan anak-anak yang makan bersama keluarganya, akan lebih mudah mengontrol berat badannya, dibandingkan dengan anak yang terbiasa makan di depan televisi. Karena pada saat anak makan di depan televisi, anak akan lebih lama untuk merasa kenyang, sehingga pada akhirnya anak akan makan dengan porsi yang lebih banyak.

Itulah beberapa Tips Diet Anak Obesitas yang bisa dilakukan sendiri dengan cara membiasakannya. semoga Bermanfaat:))

Waspada Bahaya Penyakit Obesitas Yang Menyerang Anak

Obat Anak Kecil Penyakit Anak Obesitas atau kegememukan tidak hanya menyerang orang dewasa. Statistik menunjukkan bahwa di beberapa negri penyakit obesitas juga menyerang anak-anak sampai-sampai pada tahap yang mempihatinkan. Kurangnya pengetahuan orang tua atau pandangan orang tua yang menyatakan bahwa anak yang memiliki tubuh gemuk adalah anak yang sehat dan menggemaskan bisa mempengaruhi kondisi ini. Lalu apa bahaya obesitas pada anak? dan bagaimana mengatasinya?

bahaya obesitas pada anakObesitas pada anak atau anak yang kelebihan berat badan bisa menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan anak. Anak-anak yang masih kecil dan lugu pastinya tidak memahami bahaya ini. Maka orang tua lah yang harus tanggung jawab menjaga anaknya agar mereka tetap sehat. Dan Orang tua juga harus mengetahui apa penyebab obesitas pada anak dan bagaimana cara mencegah dan mengatasi masalah obesitas pada anak.

Akibat Dari Penyakit Obesitas Pada Anak

Bahaya penyakit obesitas pada anak bisa menimbulkan penyakit lain seperti diabetes, darah tinggi atau juga penyakit jantung. Penyakit yang dulunya dianggap sebagai penyakit lanjut dan dewasa, kini bisa dialami oleh anak-anak akibat dari timbunnya lemak, kolesterol dan gula yang terdapat pada tubuh. Gangguan pernafasan atau asma akan beresiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.

Selain dari itu, anak-anak dengan kelebihan berat badan atau kegemukan juga akan mengalami kesulitan bergerak dan terganggu pertumbuhannya karena timbunan lemak yang berlebihan pada organ-organ tubuh yang seharusnya berkembang. Belum lagi efek psikologis yang dialami anak seperti ejekan dari teman-temannya baik itu disekolah ataupun di lingkungan sekitarnya.

Penyebab Obesitas Pada Anak

Ada beberapa diantaranya penyebab obesitas pada anak seperti:

Makanan Cepat Saji Dan Makanan Ringan Dalam Kemasan
Banyaknya restoran cepat saji yang merupakan salah satu penyebab obesitas pada anak. banyak anak-anak yang menyukai makanan cepat saji atau fast food, padahal makanan seperti itu pada umumnya mengandung lemak dan gula yang tinggi yang menyebabkan obesitas. Makanan cepat saji ini memang memiliki rasa yang nikmat tapi tidak memiliki kandungan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Dan juga kesukaan anak pada makanan ringan dalam kemasan atau makanan manis menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan.

Minuman Ringan
Sama hal nya seperti makanan cepat saji, minuman ringan juga terbukti mempunyai kandungan gula yang tinggi sehingga berat pada akan terus bertambah bila mengkonsumsi minuman ini. Rasanya yang nikmat dan menyegarkan menjadikan anak-anak sangat menggemari minuman ini.

Kurang Aktivitas Fisik Anak
Masa anak identik dengan bermain. Dulu permainan anak umumnya seperti permainan fisik yang mengharuskan anak berlari, melompat dan menggerakkan yang lainnya. Tapi hal ini telah berganti dengan game elektronik, komputer dan internet yang hanya bisa dilakukan dengan duduk di depannya tanpa harus bergerak. Hal inilah yang menyebabkan anak kurang melakukan gerak badan sehingga menyebabkan anak menjadi kelebihan berat badan.

Faktor Genetik
Faktor genetik merupakan faktor keturunan dari orang tua yang sulit untuk dihindari. Jika ayah atau ibu anak tersebut memiliki kelebihan berat badan, hal ini bisa diturukan pada anaknya.

Solusi obesitas Pada Anak

Bagi anda yang memiliki anak dengan Penyakit Anak obesitas atau anak memiliki kelebihan berat badan, hendaknya tidak memaksakan anak untuk diet ketat, karena ini akan mengganggu pertumbuhan dan kesehatan anak. Sebaiknya untuk mengatasi obesitas pada anak atau untuk mencegah anak agar tidak mengalami obesitas, bisa dengan langkah-langkah seperti dibawah ini:

Berikan Anak Sarapan dan Bekal
Sarapan merupakan awal yang baik untuk anak saat akan memulai harinya. Ini juga diperlukan agar anak kuat saat melakukan aktivitas di sekolah dan mencegah memakan makanan yang berlebih setelahnya. Dengan membawa sarapan dan bekal dari rumah, orang tua bisa mengontrol gizi anak dan menghindari anak untuk tidak jajan diluar.

Memperhatikan Makanan Yang Akan Diberikan Pada Anak
Kurangi pemberian makanan cepat saji, makanan ringan dalam kemasan. minuman ringan, cemilan manis atau makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi. Sebaiknya, sajikan anak dengan makanan daging dan sayuran segar, juga buah-buahan dan susu yang baik untuk pertumbuhan anak. Berikan porsi yang sesuai dengan usia anak.

Tetapkan Aturan Makanan
Biasakan anak untuk makan di meja makan buka di depan televisi atau komputer. Banyak orang yang tidak menyadari berapa banyak makanan yang sudah dimakannya itu.

Perbaiki Teknik Mengolah Makanan
Jangan terlalu banyak menggoreng makanan yang banyak lemak untuk dikonsumsi. Para orang tua bisa mencoba untuk mengukus, merebus atau memanggang makanan agar lebih sehat lagi.

Batasi Anak dari Televisi, Game, Dan Komputer
Dengan melakukan kegiatan tersebut akan membuat anak anda menjadi malas untuk bergerak, maka perlu dilakukan aturan tentang berapa lama kegiatan diatas boleh dilakukan oleh anak. Dan anda juga bisa membantu anak untuk memberikan hiburan lainnya seperti bersepeda, bermain bola dan atau sekedar lompat tali.

Melakukan Kegiatan Yang Memerlukan Aktivitas Fisik
Orang tua dan anak bisa merencanakan untuk melakukan kegiatan olahraga bersama seperti jogging, lari pagi, berenang, badminton, lompat tali, atau olahraga lainnya. Bisa juga dengan merencanakan liburan bersama ke pantai, kebun binatang, taman, sehingga membuat anda dan anak menjadi lebih banyak berjalan kaki.

Itulah informasi mengenai bahaya obesitas pada anak dan cara mengatasinya sebelum terlalu parah. Anak yang gemuk berbadan besar memang lucu dan menggemaskan. Dan Jaga agar putra putri anda tumbuh dengan sehat dan dengan pola makan dan pola hidup yang sehat. Sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Perlu diingat juga bahwa obesitas atau kegemukan bukan lah hal yang baik untuk anak-anak. Semoga Bermanfaat:))

Mewaspadai Tanda-tanda Anak Kekurangan Gizi

Obat Anak Kecil Mewaspadai Tanda-tanda Anak Kekurangan Gizi | Gizi merupakan kebutuhan pokok bagi anak yang sedang pada masa pertumbuhan. Dengan gizi yang cukup maka anak-anak akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Gizi yang cukup juga akan sangat bermanfaat untuk pertumbuhan mereka.

Berbagai asupan makanan yang kaya akan kandungan gizi, sudah seharusnya anda berikan pada buah hati anda. Setiap hari seorang anak membutuhkan komposisi gizi, karbohidrat 50-60%, protein 15-20%, lemak 25-35%, dan sisanya vitamin dan mineral untuk metabolisme tubuh.

tanda anak kekurangan giziLalu bagaimana dengan anak yang kekurangan gizi? Dengan kita mengetahui ciri-cirinya maka kita bisa memperbaiki asupan gizi buah hati kita. dibawah ini ada beberapa Tanda anak kurang gizi.

1. Kurus
Jika tubuh si kecil semakin hari semakin kurus atau bahkan tidak mengalami kenaikan berat badan selama 3 bulan, maka anda harus waspasa. Sebaiknya segera konsultasikan pada dokter, dan bertanya asupan apa saja yang bisa memenuhi kebutuhan gizi buah hati anda. Jadi jangan pernah menganggap sepele pada penurunan berat badan si kecil.

2. Kulit kering dan keriput
Selain dari bentuk tubuh yang kurus, anak yang kekurangan gizi juga mempunyai kulit yang kering, bagian pantat anak menjadi keriput, dan perut cekung atau bahkan bisa buncit.

3. Anak Sering Sakit
Buah hati menjadi sering sakit, seperti diare, demam, atau bahkan anemia, dan hal tersebut merupakan indikasi anak kekurangan gizi. Karena penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh asupan gizi yang kurang pada anak.

4. Pasif dan rewel
Anak yang kekurangan gizi juga biasanya tidak aktif dan lambat dalam memberikan respon atas apa yang terjadi di sekelilingnya. Mereka juga seringkali tidak memberikan respon terhadap apa yang orang lakukan atau tanyakan pada mereka. Bukan hanya itu, anak yang kekurangan gizi pun rewel dan mudah sekali menangis.

5. Mata cekung
Dilihat dari matanya pun, mata anak yang kekurangan gizi memiliki bentuk yang cekung dan sayu atau tidak segar. Mata sering terlihat seperti orang yang sedang mengantuk.

6. Rambutnya tipis
Tandan lainnya bisa dilihat dari rambutnya yang tipis, berwarna kemerahan, dan mudah sekali dicabut.

7. Ukur lingkar kepala
Yang selanjutanya perlu diperhatikan ialah lingkar kepala. Periksakan ke dokter secara berkala ukuran kepala si kecil, agar kita bisa mengetahui apakah ukuran lingkar kepala anak kecil atau tidak sesuai dengan usianya.

8. Lemas dan mudah mengantuk
Pada anak yang kekurangan gizi juga biasanya mereka akan mudah sekali mengantul, lemah dan tampak tidak bergairah meskipun banyak yang mengajak dia bermain atau melakukan kegiatan yang sangat mereka sukai.

Itulah parents tanda-tanda anak yang kekurangan gizi. Semoga dijauhkan dari penyakit anak dan tidak terjadi pada anak-anak anda yah.. Untuk itu berikan selalu anak asupan gizi yang cukup agar buah hati kita bisa tumbuh kembang sesuai dengan usianya. Semoga Bermanfaat:))

<< Jenis Penyakit Anak Yang Ditandai Dengan Demam << Artikel Sebelumnya

Jenis Penyakit Anak Yang Ditandai Dengan Demam

Penyakit Demam Anak atau tubuh panas ialah naiknya suhu tubuh anak karena terjadi sesuatu dan terjadi penyakit tertentu. Sebagai seorang ibu pastinya akan sangat khawatir saat buah hati mengalami demam dan panas. Rasanya ingin segera memberikan Obat Anak Kecil penurun panas agar demamnya cepat hilang. Atau bahkan ingin cepat-cepat ke rumah sakit agar demam sang buah hati bisa diatasi langsung oleh dokter.

penyakit anak yang disertai demam

Pada umumnya demam pada anak disebabkan karena infeksi, baik itu bakteri ataupun virus. Infeksi yang sering ditemui ialah infeksi virus pada penyakit flu dan diare, sementara penyakit lain yang bukan karena infeksi tapi bisa ditandai dengan adanya demam pada anak antara lain :

1. Batuk Pilek Anak
Penyakit ini biasanya disertai dengan demam, namun hal ini tidaklah berbahaya selama batuk tersebut tidak menyebabkan anak menjadi sesak nafas. Pastikan suhu tubuh tidak lebih dari 38 derajat selsius.

2. Tumbuh gigi
Demam juga akan muncul pada saat anak akan tumbuh gigi. Ada rasa nyeri pada gusi karena akan tumbuh gigi dan menyebabkan anak menjadi mudah rewel.

3. Setelah Imunisasi
Pada saat pemberian vaksin bayi terkadang akan menimbulkan efek samping seperti demam ringan. Meskipun sudah diberi pemberitahuan sebelumnya bahwa akan menimbulkan efek samping, tapi masih banyak saja orang tua yang khawatir karena hal itu.

(Baca Juga : Jenis Vaksin Yang Wajib Diberikan Pada anak )

4. Demam Berdarah Dengue
Mengalami gejala hingga mencapai 40 derajat selsius, dan pendarahan ringan serta bintik-bintik merah di kulit, mimisan pada hidung dan gusi akan terjadi jika anak mengalami penyakit tersebut.

5. Tifus
Sebagai masyarakat awam biasanya masih kebingungan membedakan antara gejala demam berdarah dengan tifus. Gejala penyakit tipes biasanya terjadi pada saa usai sekolah. Demam mulai naik di sore hari dan pada malamnya akan semakin meningkat. Dan biasanya berlangsung lebih dari 7 hari.

6. Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun seperti lupus, inflammatory bowel-disease, dan artritis reumatoid juvenil biasanya akan menjadikan suhu tubuh anak naik dan demam.

7. Penyakit Kawasaki
Penyakit yang sering menyerang anak-anak keturunan jepang dan korea juga menyerang bagian kulit, mulut dan kelenjar getah bening. Umumnya penyakit ini sering menyerang anak usia 1-2 tahum dengan disertai demam hingga lebih dari 5 hari.

8. Kelamin hormon atau hipertiroid

9. Kanker
Saat anak terkena penyaki kanker, ia juga bisa menderita demam dalam waktu yang lama.

Itulah Penyakit Anak Yang Ditandai Dengan Demam yang mesti anda waspadai, semoga bermanfaat:))