Beberapa Faktor Penyebab Batuk Berdahak Anak

Kesehatan AnakBatuk berdahak bisa dialami oleh anak-anak ataupun dewasa. Tapi pada umumnya, penderita batu berdahak bisa mengeluarkan dahak dengan mudah, dan ada juga yang sulit mengeluarkan dahak. Kesulitan ketika mengeluarkan dahak ini membuat tenggorokan terasa gatal dan tidak nyaman.

Seringkali orang mengira bahwa dahak yang dikeluarkan ketika batuk itu berasal dari tenggorokan. Memang betul dahak tersebut akan melalui tenggorokan, tapi dahak tidak diproduksi di tenggorokan, melainkan berasal dari sinus atau paru-paru.

Penyebab Batuk Berdahak

penyebab batuk berdahak anak

Batuk berdahak muncul bukan tanpa sebab. Penyebab batuk berdahak bisa karena macam-macam. Dan tidak semua orang mengalami batuk berdahak karena sebab yang sama. Di Bawah ini ada Beberapa penyebab batuk pada anak, seperti diantaranya :

1. Virus dan Penyakit
Pada umumnya, orang yang mengalami batuk berdahak ialah orang yang terinfeksi dengan virus, seperti virus ifluenza. Jika seseorang terkena flu, maka bisa dipastikan ia mengalami pilek dan batuk berdahak. Penderita flu akan mengeluarkan lendir melalui hidung dan tenggorokan.

2. Infeksi saluran pernafasan atas
Infeksi yang terjadi pada saluran pernafasan atas disebabkan karena bakteri atau virus sejenis Mycoplasma pneumoniae. Misalnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) diantaranya TBC, sinusitis, atau bronkitis. Penderita ISPA akan merasakan gejala batuk berdahak berkepanjangan. Bahkan seringkali penderita akan mengalami batuk berdahak bahkan berdarah.

3. Penyakit paru-paru
Selain penyakit ISPA, adanya masalah pada paru-paru yang kronis juga kerap kali ditandai dengan batuk berdahak yang disertai dengan berdarah. Penyakit paru-paru yang sangat mungkin menyebabkan batuk berdahak ialah kanker paru-paru. Bronkitis merupakan penyakit paru-paru kronis yang juga disebabkan oleh ISPA. Penderita bronkitis mempunyai gejala batuk berdahak dan berdarah yang seringkali terjadi ketika pagi hari.

4. Paparan polusi dan debu
Seseorang yang bekerja di area yang berpolusi atau berdebu lebih beresiko mudah terserang batuk berdahak. Asap rokok juga bisa membuat anda mudah terserang batuk berdahak. Karena polusi asap dan debu bisa menyebabkan iritasi atau peradangan di saluran pernafasan. Untuk itu pastikan si kecil tidak menghirup udara kotor terus menerus dan jauhkan si kecil dari perokok aktif.

5. Asam Lambung naik
Ini bisa terjadi jika asam lambung sampai ke tenggorokan, otomatis hal tersebut bisa menimbulkan batuk berdahak. Batuk berdahak akibat asam lambung yang naik ini bisa terjadi ketika tidur dan jika terjadi maka kemungkinan besar anda akan terbangun dari tidur.

Baca Juga : Mengatasi Batuk Berdahak Pada Bayi Yang Tak Kunjung Sembuh

6. Nasal discharge
Ini merupakan jenis batuk berdahak yang sering dialami oleh penderita sinusitis. Nasal discharge ini terjadi ketika lendir yang berasal dari sinus mengalir ke tenggorokan. Dan ini terjadi ketika penderita sedang tertidur lelap di malam hari. Dan pada pagi harinya penderita akan merasa tenggorokannya kurang nyaman karena dipenuhi dengan lendir, rasa nyaman itulah yang membuat pasien mengalami batuk berdahak dan mempunyai perasaan ingin membersihkan tenggorokan secara terus menerus.

Seringkali orang menganggap sepele permasalahan batuk berdahak. Ya, memang batuk berdahak ini bisa disembuhkan dalam waktu kurang dari 1 minggu. Tapi, semua itu kembali pada daya tahan tubuh masing-masing juga penyebab dari batuk berdahak itu sendiri.

Apabila anda mengalami batuk berdahak yang tak kunjung sembuh atau batuk yang dialami lebih dari 2-3 minggu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dan cari tau apa yang menjadi penyebab batuk berdahak yang dialami. Selama batuk berdahak tersebut belum reda, usahakan untuk tidak merokok (bagi perokok), karena rokok bisa memicu iritasi pada tenggorokkan dan kerusakan paru-paru.

Di musim pancaroba seperti sekarang ini, batuk berdahak dan flu merupakan penyakit yang sangat umum dialami oleh anak-anak atau orang dewasa. Jadi pastikan anda mengkonsumsi vitamin dan menjaga daya tahan tubuh dengan berolahraga untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Artikel Terkait >> Obat Tradisional Untuk Batuk Berdahak Pada Bayi Yang Aman Dan Manjur

Pentingnya Sarapan Untuk Mencerdaskan Otak Anak

Kesehatan Anak – Bagi anak sekolahan, sarapan merupakan suatu hal yang sangat penting karena bisa mempengaruhi prestasi belajar anak. Menurut penelitian, anak yang sarapan dengan gizi lengkap meraih prestasi empat setengah kali lebih tinggi dari anak yang sarapan dengan gizi tidak lengkap. Bukan hanya itu, kondisi fisik si kecil juga terjaga sehingga anak tidak akan mudah terserang penyakit.

Fakta lain membuktikan bahwa 44,6% anak Indonesia sarapan dengan makanan yang tidak memenuhi kebutuhan gizinya. Fakta yang kurang baik ini sayangnya belum menyadarkan para orang tua yang juga belum memahami betapa pentingnya sarapan untuk si kecil. Mereka bahkan tidak tahu bahwa sarapan juga menyumbang 20-25% total energi harian untuk mendukung si kecil menjalani aktivitas kesehariannya.

pentingnya sarapan untuk mencerdaskan otak anak

Rutinitas sarapan berperan juga untuk menghindari resiko obesitas pada anak. Anak yang tidak sarapan cenderung merasa kelaparan sepanjang hari, kemudian akan makan dalam porsi yang besar ketika makan siang dan malam. Mereka juga akan menjadi lebih banyak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti permen, cokelat, dan gorengan untuk mengatasi rasa lapar. Apabila nafsu makan tidak terkendali, maka mereka beresiko mengalami obesitas.

Selain itu, sarapan juga bisa menghindarkan anak dari sulit buang air besar, hipoglikemia, pusing, loyo, dan gangguan stamina atau konsentrasi. Jadi sudah jelas kalau sarapan juga mempengaruhi konsentrasinya dalam belajar, dan apabila nutrisinya tidak terpenuhi ketika sarapan, jumlah energi yang diperlukan untuk belajar menjadi berkurang dan nilai pelajarannya menjadi tidak maksimal.

Sarapan yang sehat untuk anak harus mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil. Pastikan sarapan yang disiapkan mengandung 3G, Grow (protein), Go (karbohidrat), dan Glow (vitamin dan mineral). Penuhi kebutuhan karbohidrat si kecil dengan nasi, mie, roti, atau umbi-umbian, dan juga penuhi kebutuhan si kecil akan protein dengan mengkonsumsi telur, tempe, tahu, daging dan ikan. Sedangkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh semua organ dan struktur tubuh bisa didapat dari berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.

Makanan sehat dan bergizi yang ideal untuk sarapan bisa didapat dari sereal seperti nestle atau koko krunch yang pasti digemari oleh anak-anak. Sereal yang terbuat dari gandum utuh dan memiliki rasa cokelat yang lezat yang pastinya akan membuat si kecil akan selalu semangat untuk memulai harinya. Agar tidak bosan, kamu bisa menambahkan potongan buah-buahan kesukaan si kecil ke dalam semangkuk sereal. Ayo biasakan dari sekarang Untuk si kecil agar selalu sarapan setiap pagi sebelum beraktivitas. Semoga Bermanfaat ๐Ÿ™‚

Makanan Sehat Untuk Anak Penderita Penyakit Leukimia

Kesehatan anakLeukimia anak atau yang biasa disebut dengan kanker darah termasuk penyakit yang serius dan mematikan bagi penderitanya khususnya anak-anak. Kebanyakan orang beranggapan bahwa penyakit ini tidak bisa disembuhkan, tapi dengan ilmu pengobatan yang semakin berkembang pencegahan serta proses penanganan penyakit ini bisa dilakukan.

Pada umumnya, pengobatan dilakukan dalam penyembuhan penderita leukimia dengan melakukan kemoterapi, radioterapi, dan pencakokan sumsum tulang belakang. Bagi anda yang mengalami leukimia atau sedang dalam masa penyembuhan, akan lebih baik jika anda mengatur pola dan asupan makanan yang anda konsumsi untuk membantu pemulihan tubuh anda. Asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh anda akan sangat penting terlebih bagi penderita penyakit parah seperti leukimia. Makanan Untuk penderita leukimia anak.

Rekomendasi Makanan Yang Baik Untuk Penderita Leukimia

makanan sehat untuk penderita leukimia anak

Susu
Penurunan berat badan yang signifikan serta kondisi tubuh yang lemah selama dalam proses pengobatan leukimia anak bisa anda kembalikan dengan mengkonsumsi susu. Kandungan gizi dan vitamin yang terdapat pada susu bisa mempercepat penambahan berat badan serta meningkatkan kondisi tubuh anda kembali normal.

Buah-buahan
Mengkonsumsi buah-buahan memberikan efek yang tidak langsung terasa bagi tubuh penderita leukimia, tapi kandungan antioksidan dan vitamin C yang terdapat pada buah bisa menghambat proses mutasi dan kerusakan DNA yang lebih parah juga bisa menghentikan pertumbuhan kanker dan leukimia. Selain itu, kandungan kalium pada buah seperti pisang juga bisa mengurangi resiko leukimia dan bisa membantu proses penyembuhan lebih cepat. Pilihlah buah-buahan yang kaya akan vitamin C dan antioksidan seperti pisang, pepaya, jeruk, dan jenis buah yang lainnya.

Ikan salmon dan tuna
Dengan kandungan zat omega-3 yang terdapat pada ikan salmon dan tuna diketahui bisa menurunkan resiko terkena penyakit kanker. Karenanya, mengkonsumsi ikan ini disarankan untuk penderita leukimia yang masih dalam proses pemulihan.

Gandum
Setiap ยฝ gelas gandum setara dengan 10 gram dari kebutuhan serat yang digunakan untuk menurunkan tingkat estrogen dalam tubuh. Para ahli berpendapat, bahwa tingkat estrogen yang tinggi dalam tubuh akan semakin merangsang pertumbuhan sel kanker. Konsumsi gandum bisa didapatkan dengan gandung berbentuk sereal, dan anda bisa menyajikannya dengan segelas susu untuk dikonsumsi oleh penderita leukimia.

Setelah anda mengetahui jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita leukimia, anda juga harus mengetahui makanan dan minuman yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita leukimia. Di bawah ini daftar makanan yang harus dihindari:

  • Buah-buahan seperti nangka, durian, nanas, lengkeng, anggur, beberapa buah tersebut mengandung zat yang bisa mendorong tumbuhnya sel kanker. Jadi, sebisa mungkin hindari jenis buah-buahan tersebut dari penderita leukimia.
  • Cabai, karena bisa mempengaruhi dan menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
  • Sawi putih dan kankung, yang juga mempunyai dampak yang tidak baik bagi penderita yang tengah menjalani pengobatan, karena bisa mengurangi kinerja obat.
  • Tauge, memiliki dampak buruk bagi penderita kanker darah karena zat yang ada di dalamnya bisa mendorong pertumbuhan sel kanker lebih cepat.
  • Semua makanan yang diawetkan dan di bakar.
  • Seafood, seperti udang, kepiting, kerang,, dan cumi yang harus dihindaari karena mengandung lemak yang sangat tinggi.
  • Alkohol dan soda, atau beberapa minuman seperti es, softdrink, alkohol, bir, yang juga mempunyai dampak buruk bagi kelancaran peredaran darah.
  • Daging-dagingan, seperti danging kerbau, kambing, sapi atau babi yang perlu dihindari karena daging memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.

Disarankan untuk anda agar selalu berkonsultasi dengan dokter ahli untuk menanyakan makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita leukimia. Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย 

Penyebab, Gejala Dan Pengobatan Leukimia Pada Anak

Penyakit Anak KecilPenyakit Anak leukimia atau biasa dikenal dengan kanker darah, merupakan penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah dari tubuh dan sumsum tukang belakang. Leukimia ini termasuk jenis kanker yang menjangkit semua etnis dan ras manusia, dari semua jenis usia mulai dari anak sampai dewasa. Bahkan menurut penelitian, sepertiga kematian anak yang berusia 15 tahun kebawah disebabkan oleh leukimia . Hal ini tentunya cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis kanker lainnya yang mungkin terjadi pada anak.

Lebih dalam lagi, leukimia ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. Gejala leukimia ini termasuk ke dalam penyakit yang cukup sulit untuk dideteksi. Kebanyakan dari kasus leukimia yang terjadi, baru diberi perawatan setelah kanker darah terebut sudah memasuki stadium yang lebih parah. Hal ini menyebabkan perawatan yang diberikan lebih sulit untuk dilakukan dan proses penyembuhan pun menjadi lebih sulit dan lebih lama.

penyebab gejala dan pengobatan leukimia pada anak

Penderita leukimia akan mengalami keadaan yang tidak normal pada sel darah, dimana sel tempat memproduksi darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid mengalami pembelahan secara massif. Akibatnya, menjadi lebih banyak secara ekstrim sampai keluar dari ‘wilayah’ sumsum ke bagian darah perifer. Dengan sel produsen darah ini menjadi tidak normal, maka pembentukan sel darah dan imunitas menjadi terganggu.

Penyebab Leukimia

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penyebab leukimia pada anak ini belum diketahui secara pasti. Tapi faktor keturunan dan lingkungan sering dikaitkan sebagai penyebab terjadinya leukimia pada anak. Tapi, banyak juga ahli yang menghubungkan terjadiny produksi sel di dalam darah yang tidak normal ini mempunyai hubungan dengan beberapa faktor seperti :

Keturunan
Bagi anak yang mempunyai orang tua penderita kanker darah, mereka juga mempunyai resiko tinggi untuk menderita penyakit yang serupa. Bukan hanya itu, apabila anak mempunyai saudara atau saudara kembar identik yang menderita leukimia, maka kemungkinan dia akan mengalami sakit yang sama besar.

Radiasi tingkat tinggi
Paparan radiasi mempunyai bahaya yang bisa membuat sel mengalami mutasi terlebih pada anak-anak. Mutasi sel yang terjadi pada salah satunya ialah sel menjadi berubah fungsi. Seperti misalnya sel yang seharusnya menyokong sistem peredaran darah justru berubah menjadi menyerang sistem kekebalan tubuh sendiri. Anak-anak bisa terpapar radiasi tinggi seperti misalnya jika dia sering melakukan foto rontgen di laboratorium radiologi, juga bisa membuatnya terpapar radiasi yang tinggi.

Zat kimia
Faktor lain yang dianggap menyebabkan leukimia ialah karena anak sering berinteraksi dengan zat kimia yang sudah diidentifikasi bisa mempengaruhi frekuensi leukimia. Zat kimia tersebut bisa berasal dari racun lingkungan benzena dan berbahan kimia beracun insektisida. Bukan hanya itu, obat kemoterapi juga dianggap bisa meningkatkan resiko leukimia.

Penderita sindrom down
Ada yang beranggapan juga bahwa sindrom down merupakan salah satu faktor resiko penyebab leukimia pada anak. Menurut para ahli, penderita sindrom down sering dijumpai mengalami leukimia akut 20x lebih banyak dibandingkan dengan anak normal.

Transplantasi organ
Transplantasi organ juga dianggap mempunyai keterkaitan terhadap terjadinya leukimia. Anak yang pernah mengalami transplantasi organ ini dianggap mempunyai resiko leukimia yang tinggi.

Virus
Kanker darah atau leukimia juga bisa disebabkan oleh virus. Virus leukimia dikenal dengan cirus retrovirus. Selain itu, virus penyebab leukimia juga bisa seperti virus leukimia feline dan HTLV-1 pada orang dewasa.

Gejala leukimia pda anak

Sebagai orang tua juga kita perlu memperhatikan jika anak menunjukkan gejala leukimia. Jika anda bisa mendeteksi gejala leukimia pada anak lebih cepat, maka pengobatan pun akan bisa diberikam dengan lebih cepat. Untuk itu, mari kita simak gejala leukimia pada anak seperti :

  • Pucat
  • Demam terus menerus
  • Mengalami pembengkakkan
  • Sakit tulang
  • Mudah berdarah dan memar
  • Mudah terinfeksi

penyebab gejala dan pengobatan leukimia pada anak

Stadium Leukimia Pada Anak

Kanker mempunyai stadium tertentu yang berbeda-beda untuk menentukan sudah sejauh mana kanker yang dialami sudah menginvasi tubuh sipenderita. Di bawah ini juga ada tingkat stadium untuk kanker darah atau leukimia :

Stadium o, stadium awal yang dialami oleh penderita dan belum ada gejala yang secara jelas dirasakan oleh penderitanya, tapi sudah ada ketidaknormalan sel yang bisa dideteksi.
Stadium 1, Pada stadium ini anak penderita leukimia akan mengalami pendarahan jika terjadi luka. Luka yang dialami anak ini akan sulit menutup dan darahnya sulit membeku. Akibatnya, anak menjadi mudah terkena anemia.
Stadium 2, yang termasuk ke dalam stadium lanjut yang dimana pada stadium ini anak baru di bawa untuk berkonsultasi ke dokter tentang penyakit yang dialaminya. Padahal jika baru melakukan pengobatan pada tahap ini, maka pengobatan akan lebih sulit.
Stadium 3, pada stadium ini biasanya sel kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening didekatnya. Pada stadium ini biasanya anak mengalami pembengkakkan atau benjolan di daerah tertentu.
Stadium 4, atau stadium akhir dari penyakit kanker. Pada stadium ini, anak yang menderita kanker darah atau leukimia akan menunjukkan gejala pendarahan yang semakin sering, tubuh anak akan semakin mudah terluka. Bukan hanya itu, anak juga akan semakin mudah mengalami infeksi dan sesak napas. Anemia yang diderita anak akan menjadi semakin parah, kerusakan organ akan terus berlanjut.

Dengan cepatnya penyebaran kanker darah diatas, maka terdeteksi dini kanker darah atau leukimia pada anak sangat dibutuhkan. Semakin cepat orang tua mengenali gejala leukimia dan membawa ke dokter, maka akan semakin cepat pula penanganan diberikan. Hal ini bisa meningkatkan harapan hidup dan kesembuhan anak penderita leukimia untuk sembuh semakin tinggi.

Pemeriksaan Leukimia Pada Anak

pemeriksaan leukimia yang dilakukan yakni dengan pemeriksaan fisik seperti misalnya dengan melihat apakah ada benjolan di bagian tubuh tertentu, dan mengecek apakah anak menunjukan tanda-tanda anemia seperti mata pucat, tubuh lemas atau yang lainnya. Selain itu, ada juga tes darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic juga tekan tulang belakang. Dengan melakukan pemeriksaan lebih cepat, diharapkan leukimia pada anak akan segera ditangani. Dengan begitu, kemungkinan anak untuk sembuh juga akan lebih tinggi.

Pengobatan Leukimia Pada Anak

Seperti kanker pada umumnya, pilihan pengobatan kanker darah pada anak yang bisa dilakukan ialah dengan kemoterapi. Selain itu, penderita leukimia juga bisa mencoba terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang belakang dan terapi biologi.

Bagi anak yang menderita leukimia stadium lanjut, bisa mencoba untuk memberi pengobatan dengan terapi sasaran. Tapi, terapi ini sebaiknya tetap didampingi dengan kemoterapi. Terapi sasaran bertujuan untuk membuat penderita leukimia bisa menerima tindakan operasi sehingga sel kanker yang mulai menyebar bisa dicegah pencegahannya. Hal ini juga bermanfaat untuk membuat tumor menjadi lebih kecil dan bisa dipotong.

Leukimia pada anak yang sudah mencapai stadium 3 biasanya sudah menyebar ke organ tubuh lainnya. Dan gejala yang ditunjukkan pun akan semakin parah. Tapi, upaya pengobatan harus tetap dilakukan dengan tujuan untuk membuat rasa sakit yang dirasakan anak leukimia menjadi berkurang. Semoga Bermanfaat ๐Ÿ™‚

Masalah Kesehatan Kaki Yang Sering Terjadi Pada Anak

Masalah kesehatan Anak – Kaki manusia merupakan bagian yang sangat rumit dari tubuh dan kaki anak dan merupakan bagian tubuh yang lembut dan lentur, sehingga tekanan yang abnormal bisa dengan mudah menyebabkan kaki untuk berubah bentuk. Kaki seorang anak tumbuh dengan cepat selama tahun pertama, mencapai hampir setengah ukuran kaki dewasa mereka.

Pada tahun pertama bisa sangat penting dalam pengembangan kaki. Gangguan kaki pada anak, awalnya ringan dan tidak disadari tapi dengan seiring nya pertumbuhan usia dan berat badan anak maka permasalahan kaki yang awalnya ringan bisa berdampak pada berbagai masalah lainnya, seperti nyeri kaki, nyeri persendian, bentuk kaki tidak simetris, mudah jauh, mudah tersandung, dan atau masalah lainnya simak di bawah ini:

masalah-kesehatan-kaki-anak

Nyeri kaki
Growing pain atau nyeri kaki pada anak merupakan gejala pada anak yang tidak umum dibandingkan orang dewasa karena fleksibilitas dan ketahanan dari jaringan. Tumbuh ke dalam kuku kaki bisa terjadi dan mungkin akan membutuhkan pengobatan. Nyeri kaki non-spesifik merupakan keluhan umum dari anak-anak, sering menyebabkan sakit mendalam seperti nyeri kaki di malam hari. Ada beberapa penyebab spesifik dari sakit yang muncul, terutama di bagian tumit, yang disebut dengan penyakit sever atau apophysitis kalkanealis dan di lutut, dimana sering disebut Osgood-schlatters penyakit. Clubfoot merupakan deformitas relatif jarang pada saat lahir yang masih bisa menyebabkan masalah di kemudian hari setelah koreksi. Kaki yang berkeringat banyak atau memiliki kaki yang berbau juga bisa menjadi masalah pada anak yang lebih tua.

Jalan jinjit atau toe walking
Jalan jinjit ini biasa normal pada anak terutama jika mereka baru mulai belajar berjalan dan segala sesuatu. Tapi, bisa menjadi tanda kondisi yang perlu diamati lebih lanjut terutama jika rentang sendi pergelangan kaki gerak menjadi terbatas. Sebagian besar kasus jalan jinjit ini terkadang seperti kebiasaan dan akan merubah anatomis dan fungsi kaki menjadi tidak sempurna. Jalan jinjit bisa disebabkan oleh kondisi gangguan sensoris, neuromuskuler, seperti cerebral palsy atau distrofi otot, perbedaan panjang kaku, kelainan sumsum tulang belakang, dan sesak achilles tendon. Jika gejala ringan, cukup dengan latihan peregangan atau terapi fisik yang mungkin diperlukan. Pada gangguan lebih parah atau yang berkelanjutan, maka perlu diberikan alat ortosis kaki, suntikan botox atau operasi. Semua khusus harus dievaluasi untuk menyingkirkan penyebab lain.

Adductus Metarsus
Beberapa bayi lahir dengan kaki yang bisa membelokkan ke arah dalam dari tengan kaki ke jari kaki yang sering disebut metarsus adductus. Ini biasanya akan membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan. Jika anak mencapai sekitar 6-9 bulan kondisi masih tidak membaik, sepatu korektif khusus atau gips sering dianjurkan.

Flat foot
Atau kaki pronated pada anak ini biasanya tidak menimbulkan nyeri, tapi bisa menyebabkan sakit terlebih jika anak memiliki kelebihan berat badan atau lebih. Pada anak yang masih sangat muda, sering kali ada ‘bantalan lemak’ di daerah lengkungan kaki yang memberikan tampilan kaki datar. Apabila kaki juga ke dalam gulungan di pergelangan kaki, maka hal ini bisa menjadi perhatian. Pada kebanyakan kasus, sebagian besar akan tumbuh dari itu, tapi sebagian tidak.

Pentingnya alas kaki
Banyak masalah pada kaki orang dewasa bisa dilihat pada masa kecil, sehingga perhatian untuk alas kaki pada anak bisa meminimalkan resiko masalah ini pada orang dewasa. Ukuran sepatu yang tidak sesuai bisa menyebabkan sejumlah masalah pada saat usia dewasa nanti. Mengingat tingginya tingkat rasa sakit dan ketidaknyamanan bahwa masalah itu bisa menyebabkan berbagai masalah pada kaki. Jadi masalah kaki pada anak biasanya bisa dicegah dengan alas kaki yang sesuai dan tepat.

masalah-kaki-pada-anak

Kapan harus ke dokter?

  • Jika anak jalan jinjit, duduk leter W.
  • Jika masalah kaki anak tidak lurus, bengkok, atau berbentuk O atau X.
  • Terdapat kapalan atau kulit yang menghitam dan mengeras atau benjolan pada salah satu kaki yang simetris.
  • Nyeri pada kaki.
  • Mudah tersandung dan sering terjatuh.
  • Terdapat masalah pada kulit atau kuku.
  • Kaki berbau.
  • Keringat pada kaki yang berlebihan.

Baca Juga :

Obat Tradisional Untuk Epilepsi (Kejang) Pada Anak Terbaik

Cara Mengatasi Berat Badan Kurang Pada Anak Dan Balita

Masalah Kesehatan Anak Dengan Keterbelakangan Mental

Pertolongan Pertama Atasi Penyakit Epilepsi Pada Anak

Penyakit AnakEpilepsi Pada Anak merupakan salah satu masalah neurologi kronis yang paling sering dialami anak-anak. Pada umumnya, epilepsi ditandai dengan terjadinya kejang atau bangkitan berulang, 2 bangkitan atau lebih dan lebih dari 1 episode. Kejang terjadi tanpa faktor provokasi atau penyakit otak akut dan seringkali terjadi mendadak tanpa bisa diperkirakan sebelumnya. Kejang juga biasanya diindikasikan dengan pandangan kosong, kaku otot, pergerakan tidak terkontrol, penurunan kesadaran, perasaan ganjil atau kejang seluruh badan.

Sebagian penderita kejang kadang juga mengalami sensasi aura yakni indikasi peringatan sebelum terjadi kejang. Tanda-tanda ini bisa berupa kejanggalan yang dirasakan pada tubuh, mencium aroma tertentu, atau mengecap rasa tertentu. Sebagian penderita juga mungkin hanya mengalami tangan gemetar dan tanpa kehilangan kesadaran. Ada juga yang kehilangan kesadaran dan terlihat seperti bengong sesaat, tapi tanpa mengalami gemetaran. Itulah mengapa kondisi kejang-kejang ini terkadang sulit dideteksi.

pertolongan-pertama-epilepsi-pada-anakHampir semua penderita kejang akan sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Tapi selama mengalami reaksi otot yang tidak terkendali, penderita mungkin saja bisa terluka. Pertolongan pertama untuk epilepsi pada anak atau Hal pertama yang perlu dilakukan ialah jangan takut, jangan panik, utamakan keselamatan, dan bertindak setenang mungkin. Pindahkan barang-barang berbahaya yang ada di dekat anak, jangan pindahkan anak kecuali jika tempat berbahaya. Anak juga harus dibaringkan di tempat yang aman dalam keadaan miring, Ketika gejala terjadi, biasanya keluar busa atau lendir dari mulut penderita. Anak juga harus dijauhkan dari benda tajam dan berbahaya yang ada disekitarnya. Yang terakhir yakni jangan memasukkan apapun ke dalam mulut anak.

Perhatikan keadaan kesadaran, warna wajah, posisi mata, pergerakan keempat anggota gerak, dan suhu tubuh, waktu saat kejang mulai dan berakhir, juga lamanya kejang. Tetaplah di samping anak sampai keadaan anak pulih sepenuhnya. Jika setelah kejang berakhir tidak ada keluhan atau kelemahan, maka anak bisa dikatakan sudah pulih. Tapi jika anak mengalami sakit kepala, terlihat kosong atau mengantuk, biarkan pasien melanjutkan istirahatnya. Jangan coba-coba memberi stimulasi pada anak jika keadaan anak belum sadar sepenuhnya.

Anda perlu segera melakukan penanganan medis jika :

  • Gejala kejang berlangsung selama 2-3 menit.
  • Terjadi kejang berikutnya tanpa ada fase sadar diantaranya.
  • Pasien terluka saat kejang.

Diagnosa epilepsi dibuat berdasarkan pemeriksaan menyeluruh dari riwayat medis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostik sebagai penunjang. Untuk pemeriksaan penunjang, dokter akan menggunakan electroencephalogram (EEG), pemeriksaan radiologi berupa gomputed tomography (CT Scan) atau magnetic resonance imaging (MRI). Selain itu, dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menentuka jenis dan dosis obat yang akan diberikan.

Meski belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan epilepsi sepenuhnya, sekitar 80% anak-anak yang menderita epilepsi mampu hidup normal dengan bantuan pengobatan yang benar dan teratur. Peranan orang tua juga sangat dibutuhkan dalam pengobatan epilepsi untuk menghindari ketidakteraturan dalam pengobatan. Tidak hanya itu, orang tua juga harus membantu menjaga daya tahan tubuh anak dengan memperhatikan asupan gizi anak. Semoga Bermanfaat ๐Ÿ™‚

Beberapa Penyebab Penyakit Epilepsi Terjadi Pada Anak

Penyakit anakPenyebab Epilepsi Pada Anak || Epilepsi menjadi penyakit yang sangat menakutkan bagi semua orang. Jenis umum epilepsi yang biasanya sering terjadi pada beberapa penderita ialah kejang kontrak yang berlebihan sampai membuat penderitanya tidak sadarkan diri untuk beberapa waktu tertentu. Setiap serangan epilepsi bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Hal inilah yang membuat epilepsi terlihat sangat berbahaya.

Pada dasarnya penyakit epilepsi bukan merupakan penyakit menular dan bisa diobati dalam jangka panjang. Pengobatan untuk epilepsi memang bukan dan tidak digunakan untuk menghilangkan epilepsi itu sendiri, tapi hanya untuk mengurangi resiko serangan agar penderita bisa menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.

Epilepsi yang terjadi secara umum pada beberapa penderita bisa digolongkan menurut usia. Setiap penderita dengan usia yang berbeda-beda mempunyai penyebab yang berbeda pula. Simak di bawah ini :

Epilepsi pada bayi
penyebab-epilepsi-pada-bayiBayi bisa terserang epilepsi, baik itu bayi baru lahir ataupun bayi yang sudah berumur beberapa hari. Epilepsi yang terjadi pada bayi harus dianalisa dengan berbagai pemeriksaan untuk menentukan penyebab epilepsi. Di bawah ini beberapa penyebab epilepsi pada bayi :

  • Terjadi kondisi pembentukan otak yang kurang sempurna atau malforasi otak.
  • Bayi mengalami kekurangan oksigen saat proses persalinan atau setelah dilahirkan.
  • Gangguan kekurangan nutrisi pada bayi yang menyebabkan kadar gula darah yang rendah, gangguan elektrolit, kekurangan makanan yang mengandung kalsium dan makanan yang mengandung magnesium.
  • Gangguan metabolisme yang terjadi selama janin berada dalam masa pertumbuhan di kandungan.
  • Bahaya narkoba pada ibu hamil yang melahirkan bayinya, serta konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Infeksi pada otak bayi yang disertai dengan demam atau kejang.

Epilepsi pada anak
Dan anak-anak juga bisa menderita epilepsi meskipun mereka tidak mempunyai gejala epilepsi sejak bayi. Kondisi ini terkadang terlihat sangat mendadak dan menyebabkan orang tua menjadi sangat panik. Penyebab epilepsi pada anak karena:

  • Anak-anak yang mengalami kondisi khusus sejak lahir seperti penderita down syndrompenyebab-epilepsi-pada-anak seperi ADHD pada anak dan neurofibromatosis.
  • Anak-anak yang dilahirkan dari orang tua atau riwayat keluarga dengan penyakit epilepsi.
  • Anak-anak yang pernah mengalami kecelakaan dan menyebabkan trauma pada kepala.

Epilepsi Pada Dewasa dan orang tua
Orang tua dan dewasa juga mempunyai resiko terkena epilepsi. Gangguan ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

  • Orang tua yang mengalami stroke, stroke yang menyerang pada bagian otak bisa menyebabkan epilepsi. Hal ini disebabkan karena stroke mempengaruhi fungsi otak secara umum dan menyebabkan otak menjadi tidak bisa bekerja dengan baik.
  • Orang yang terkena penyakit alzheimer, penyakit yang menurunkan daya ingatย  secara berkala ini juga menyerang memri atau kapasitas otak. Pada tahap lanjut penyakit ini rentan terhadap epilepsi.

Prediksi penyebab epilepsi

Penyebab epilepsi memang sangat berbeda-beda, dan usia menjadi salah satu faktor yang sangat penting untuk menemukan penyebab epilepsi. Dengan beberapa pertimbangan ini maka penyebab epilepsi memang tidak bisa diperkirakan. Di bawah ini merupakan beberapa penyebab epilepsi yang ditentukan dari faktor usia dan jenis serangan epilepsi seperti:

  • Epilepsi bisa terjadi pada orang yang tidak mempunyai riwayat keluarga dengan epilepsi. Tapi kondisi epilepsi bisa disebabkan karena ada salah satu gen yang bisa menyebabkan epilepsi. Jenis serangan dan waktu serangan epilepsi akan terjadi sesuai dengan perkembangan gen epilepsi yang terbentuk dalam otak.
  • Beberapa orang bisa terkena epilepsi mendadak tanpa ada riwayat dan gejala karena terjadi perubahan struktur otak yang menyebabkan epilepsi. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak dan remaja.
  • Anak-anak yang dilahirkan dengan perubahan struktur pada otak mempunyai resiko yang lebih besar untuk terkena epilepsi.
  • Anak-anak yang dilahirkan dengan kondisi autisme bisa memiliki faktor yang besar terserang epilepsi.
  • Gangguan infeksi otak yang terjadi pada anak-anak dan dewasa juga bisa menyebabkan epilepsi.
  • Epilepsi yang terjadi pada orang tua bisa disebabkan karena stroke atau penyakit alzheimer.

Resiko Tinggi Epilepsi

Epilepsi sebenarnya bisa dideteksi sejak awal, dan memang terkadang tidak disertai dengan gejala khusus sehingga ketika serangan epilepsi terjadi akan membuat keluarga panik. Deteksi dini juga akan menyebabkan serangan dan pengobatan epilepsi bisa dilakukan sejak awal. Di bawah ini ada beberapa jenis faktor resiko tinggi terjadinya epilepsi:

  • Bayi yang lahir dengan kondisi prematur atau kekurangan gizzi makanan sehat ketika dikandung.
  • Bayi yang pernah terkena demam tinggi sampai menyebabkan kejang ketika usia 1 bulan pertama kelahiran.
  • Bayi yang mengalami gangguan atau penyakit yang menyerang otak.
  • Bayi yang mempunyai riwayat pendarahan dalam otak.
  • Orang dengan gangguan pendarahan dan penyakit pembuluh darah dalam otak.
  • Orang dengan riwayat gangguan atau cedera otak serius yang menyebabkan otak kekurangan oksigen.
  • Orang yang pernah menderita penyakit infeksi pada otak seperti meningitis dan ensefalitis.
  • Orang yang pernah menderita penyakit cerebral palsy.
  • Orang yang dilahirkan dengan kondisi cacat pada bagian otak dan perkembangan fisik.
  • Orang yang sudah didiagnosa dengan alzheimer.
  • Orang yang menggunakan narkoba dan bahaya alkohol yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.
  • Orang yang pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan cedera otak parah.

Berbagai resiko tinggi penyebab epilepsi ini terjadi pada beberapa orang. Namun orang yang tidak masuk dalam resiko tinggi juga tetap bisa terkena penyakit epilepsi. Untuk melihat penyebab epilepsi memang sangat besar dan luas, pemeriksaan dasar untuk mengetahui potensi dan penyebab epilepsi tetap harus dilakukan pada orang dengan resiko tinggi. Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Obat Tradisional Untuk Epilepsi (Kejang) Pada Anak Terbaik

Obat Anak Kecil Obat Epilepsi Pada Anak “QnC Jelly Gamat” sudah teruji secara klinis BPOM RI , yang secara ampuh mampu mengobati epilepsi tanpa efek samping, untuk pemesanan via sms dengan layanan sangat menarik yakni “BARANG SAMPAI BARU BAYAR” (*syarat dan ketentuan berlaku).

obat tradisional epilepsi pada anakEpilepsi atau ayan (kejang-kejang) merupakan suatu problem neurologi kronis yang sering terjadi pada anak. Penyakit Anak epilepsi merupakan penyakit syaraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak atau kejang-kejang yang terjadi berulang-ulang.

Munculnya penyakit epilepsi atau ayan ini terjadi karena adanya kerusakan otak keseluruhan pada proses persalinan sulit yang mengakibatkan luka pada kepala, bahkan timbulnya penyakit ayan biasa juga karena stroke, tumor otak bahkan alkohol yang bisa merusak sel otak. Kadang juga ayan timbul karena genetika tapi penyakit ini bukan merupakan penyakit keturunan.

Pengobatan penyakit epilepsi pada anak harus segera ditangani dengan tepat, karena di Indonesia sendiri kasus penyakit ini sudah banyak dijumpai oleh anak-anak, bahkan tidak sedikit juga pasien yang terlambat menangani dan berakibat pada kematian. Namun anda tidak usah khawatir lagi, karena sekarang sudah hadir solusi terbaik untuk pengobatan yang alami, aman dan sangat mudan ditemukan, yakni Obat Epilepsi Pada Anak QnC Jelly Gamat.

Mengapa kami merekomendasikan QnC Jelly Gamat? berikut alasannya…

Rekomendasi Obat Tradisional QnC Jelly Gamat Untuk Penyakit Epilepsi Pada Anak

obat epilepsi pada anak

QnC Jelly Gamat ini merupakan produk terbaru kami yang diproduksi oleh PT.Bijaksana Maju Utama Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan herbal alami 100% HALAL dan AMAN. Bahan utama dari QnC Jelly Gamat ini terbuat dai hewan laut yakni Teripang Emas, teripang yang digunakan mempunyai standar olah untuk pengobatan yaitu fresh, besar dengan warna hasil extrasi yang sama. Selain terbuat dari teripang emas, kandungan bahan obat herbal QnC Jelly Gamat juga didukung dengan beberapa bahan herbal alami lainnya seperti Sweetener Steva, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, dan Ekstrak buah sayur. Semua bahan yang digunakan 100% alami tanpa campuran bahan kimia sedikitpun. Karena bahan pengawet, pembentuk tekstur dan penyesuaian rasa kita ambil dari ekstrak buah dan sayur.

bahan obat epilepsi anak qnc jelly gamat

Manfaat QnC Jelly Gamat Untuk Pengobatan Penyakit Epilepsi Pada Anak – Teripang emas mengandung senyawa aktif biologi diantaranya 86,8% protein, 80,0% kolagen, mineral, mukopolisakarida, glucasaminoglycans (GAGs), antiseptik alamiah, glucosamine dan chondrotin, saponin, omega 3,6, dan 9. asam amino, lektin, vitamin dan masih banyak lagi kandungan lainnya yang semuanya memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda dalam tubuh yang tentunya sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti salah satunya sangat ampuh untuk epilepsi pada anak yakni bisa menutrisi syaraf otak dan jantung.

Selain kandungan di atas, teripang emas juga mengandung Gamapeptide (kandungan yang tidak ditemukan pada spesies teripang lain). Kemampuan Gamapeptide ini bermanfaat dalam mencegah inflamasi, mampu mengurangi rasa sakit, kemampuan 3x lebih cepat dalam penyembuhan luka, mengaktifkan pertumbuhan sel-sel, memperbaiki kualitas kulit menjadi lebih muda, mampu menstabilkan emosi dan juga mampu membantu dalam memelihara sirkulasi darah, juga bisa menstabilkan stress atau emosional.

Itulah kandungan manfaat dalam ekstrak teripang emas yang menjadi bahan utama pembuatan obat tradisional QnC Jelly Gamat yang mampu mengatasi dan salah satu pengobatan epilepsi pada anak terbaik dan dengan cara yang alami sekaligus aman tanpa menimbulkan efek samping. Selain itu juga QnC Jelly Gamat mampu mengobati berbagai jenis penyakit kronis lainnya seperti diabetes, eksim, tulang keropos, ginjal, thalasemia, miom, tbc, kanker, kolesterol, maag kronis, asam lambung, asma alergi, varises, dan juga penyakit lainnya.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi Terbaik Untuk Anak

harga qnc jelly gamay obat penyakit anak

Pesanlah Obat Tradisional QnC Jelly Gamat Sekarang Juga!!! Untuk pemesanan 1-2 botol, kami berikan layanan menarik hanya untuk anda yakni “BARU BAYAR SETELAH BARANG SAMPAI DIRUMAH”…!

Untuk pemesanan, silahkan kirimkan pesan singkat seperti di bawah ini :

RA-QNC : Jumlah Pemesanan : Nama : Alamat : No.Hp/Tlp

Contoh:

RA-QNC : 3 Botol : Rani Anggraeni : Jl.Cagak Gobras Gg.Arrow Rt.06 Rw.12 Mangkubumi, SambongJaya, Tasikmalaya : 085316991751

Kirim Ke :

Tlp/Sms 085.223.944.949
WA/Line 085.223.944.949
Pin BB 54A88110

PERHATIAN!!!

Setiap pemesanan QnC Jelly Gamat di Wajibkan mencantumkan kode RA-QNC dalam setiap pemesanan Via SMS/BBM/WA. RA-QNC ini merupakan kode wajib dalam setiap pemesanan Obat Herbal QnC Jelly Gamat. INGAT!!! jika pemesanan tanpa mencantumkan format kode RA-QNC mohon maaf pemesanan tidak akan kami proses.

Setelah anda mengirimkan Format/Kode pemesanan anda melalui pesan singkat, maka kami akan langsung membalas dan menginformasikan total biaya yang harus di bayar termasuk dengan harga ongkir yang sesuai dengan tempat tinggal anda.

Informasi selengkapnya bisa hubungi :
Costumer Service

CS obat epilepsi pada anak
Tlp/Sms 085.223.944.949
WA/Line 085.223.944.949
Pin BB 54A88110

Posted By : Obat Anak Kecil Tradisional Indonesia

Bahan Alami Pengusir Sakit Radang Amandel Pada Anak

Penyakit anakRadang amandel pada anak merupakan infeksi atau radang pada amandel. Amandel sendiri merupakan bola dari jaringan getah bening di kedua sisi tenggorokan bagian atas dan belakang lidah. Bola ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh karena membantu tubuh melawan infeksi.

radang amandel pada anak
Radang amandel seringkali terjadi pada anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada anak-anak. Radang amandel merupakan penyakit yang menular dan sangat cepat menular dari satu orang ke orang lainnya.

Untuk mencegah penularan, maka dalam pengobatannya memerlukan tindakan yang tepat. Ada banyak obat-obatan untuk radang amandel, tapi jika anda lebih suka menggunakan obat alami, anda bisa mencoba dengan obat dari bahan alami di bawah ini:

bahan alami untuk mengusir amandelAir Garam
Pengobatan radang amandel yang paling mudah yang pertama ialah dengan berkumur air garam hangat. Air hangat mempunyai efek menenangkan, sedangkan garam bisa membantu mengurangi peradangan dengan membunuh virus dan bakteri.

Lemon dan Madu
Buah lemon mempunyai sifat anti-virus, anti-bakteri, dan anti-inflamasi sehingga ampuh merawat infeksi dan peradangan. Bukan hanya itu, kandungan vitamin C di dalam lemon juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi.

Daun Kemangi
Daun kemangi merupakan sayuran yang mempunyai manfaat sebagai obat karena mempunyai sifat anti-virus, dan anti-peradangan. Selain itu, sifat penyembuhan dan sifat menenangkan daun kemangi bisa membantu mengurangi pembengkakkan dan rasa sakit.

Kunyit
Rempah kunyit ini merupakan rempah anti-peradangan dan anti septik alami yang cukup kuat. Tidak heran jika kunyit mampu melawan infeksi amandel dan melegakan gejala amandel yang menyebalkan.

Kayu manis
Tidak hanya sebagai bumbu masakan, kayu manis juga bisa mengobati radang amandel. Pasalnya, kayu manis kaya akan sifat anti-mikroba sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya yang melekat di amandel. Dengan demikian, kayu manis membantu mengurangi pembengkakkan, rasa sakit dan peradangan.

Jeruk nipis
Karena jeruk nipis ini mempunyai kandungan zat anti-bakteri yang cocok dan baik untuk kesehatan termasuk untuk mengobati radang amandel.

Kulit manggis
Obat amandel tradisional yang selanjutnya ialah dengan kulit manggis. Kulit manggis memang mempunyai banyak kandungan yang bis menyehatkan tubuh dan bisa melawan berbagai penyakit yang salah satunya sebagai obat amandel bengkak pada anak.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa membantu mengatasi penyakit radang amandel. Jika dengan obat radang amandel anak diatas sakit amandel bengkak anak tidak berkurang, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Apakah Amandel Besar Pada Anak Diperlukan Operasi?

amandel-besar-pada-anak

Kesehatan Anak – Dalam kegiatan sehari-hari dokter praktek anak, salah satu kejadian yang sering dijumpai ialah pertanyaan orang tua tentang penyakit amandel pada anak. Biasanya jika seorang anak mengalami demam, batuk, pilek, dalam pikiran orang tuanya anak tersebut sedang mengalami radang tenggorokan. Sebagian orang awam mengira “radang” biasanya hanya dikaitkan dengan tenggorokan, karena adanya infeksi yakni penyakit akibat serangan kuman. Padahal radang juga bisa terjadi pada bagian tubuh manapun, dan penyebab radang itu bermacam-macam bukan karena infeksi saja bisa juga karena luka jatuh, tersiram air panas, atau sebagainya. Pertanyaan berikutnya yakni mengenai ukuran amandelnya, apakah jika sudah membesar perlu diangkat atau dioperasi?

Jika anak mengalami demam, batuk dan pilek, besar kemungkinan anak tersebut sedang mengalami selesma atau radang saluran nafas atas yang dimulai dari hidung, rongga sinus, sampai tenggorokan akibat dari infeksi virus. Radang infeksi merupakan reaksi jaringan yang sedang mengalami kerusakan akibat pertempuran antara kuman dengan mekanisme pertahanan tubuh. Selesma atau rinofaringitis (bahasa medisnya) sering keliru disebut dengan istilah flu atau ifluenza salah satu virus dari ratusan virus yang bisa menyebabkan selesma. Apabila dokter tidak secara khusus memeriksa virus penyebab common cold maka kita tidak bisa mendiagnosis sebagai flu atau influenza, dan didiagnosis sebagai rinofaringitis atau selesma.

radang-amandel-pada-anakAmandel besar pada anak – Tenggorokan ini merupakan pintu gerbang masuk saluran napas dan saluran makan. Pintu gerbang tersebut dikawal oleh sistem perlawanan yang disebut organ limfoid. Ada 4 organ limfoid diantara hidung mulut dan tenggorokan, tapi yang paling pening ada dua yakni amandel dan adenoid. Amandel atau tonsil platina terletak diantara hidung dan tenggorokan, di kanan kiri ujung belakang rongga mulut, yang bisa dilihat jika anak membuka mulut lebar sambil menjulurkan lidahnya. Sedangkan adenoid berada diatas amandel, terletak di langit-langit belakang hidung, sehingga tidak bisa dilihat tanpa alat khusus. Pola pertumbuhan berbagai sistem organ pada anak berbeda-beda kecepatannya. Sistem saraf paling cepat perkembangannya, sedangkan sistem reproduksi paling lambat. Sistem limfoid (termasuk amandel) berada dipertengahan, dan mengalami perkembangan pesat ketika anak berusia 5-15 tahun dengan puncak sekitar usia 10 tahun. Pada usia tersebut ukuran normal amandel pada anak bisa mencapai dua kali ukuran dewasa. Dengan demikian, ukuran amandel yang besar pada anak merupakan hal yang normal.

Jika seorang anak sedang selesma, amandelnya akan ikut meradang. Suatu organ jika sedang meradang maka akan terlihat merah, nyeri dan bengkak sehingga akan lebih terlihat membesar. Dan hal itu bersifat sementara. Jika radang sudah mereda, maka organ tersebut akan kembali normal. Anak sehat bisa mengalami selesma hingga 6x pertahun. Dengan demikian jika seorang anak mengalami selesma setiap 2-3 bulan sekali, maka itu masih bisa dikatakan wajar dan normal. Ada beberapa alasan amandel perlu dioperasi. Ukuran amandel yang besar pada anak tidak menjadi alasan perlunya untuk dioperasi. Dari sekian banyak alasan, ada dua alasan tersering dan terpenting. Yang pertama ialah jika sudah timbul gangguan napas ketika tidur yang disebut OSAS (Obstructive sleep apnea syndrome), dan yang kedua ialah jika amandel dan tenggorokan sering mengalami radang khusus akibat kuman streptokokus.

Baca Juga >> Penyakit Amandel Pada Anak

Penderita diduga mengalami OSAS ini jika sering mendengkur ketika tidur, lebih dari 3 hari dalam seminggu tidurnya mendengkur. Biasanya ada gejala henti napas ketika tidur yang diikuti gelagapan seperti hendak terbangun, tapi kemudian penderita tidur lagi. Gejala lain yang menyertai ialah gejala mengantuk berat siang hari dan gangguan prestasi belajar pada anak sekolah. Untuk memastikan adanya diagnosis OSAS perlu pemeriksaan khusus yang disebut polisomnografi (PSG). Alasan kedua ialah radang amandel dan tenggorokan karena kuman streptokokus yang berulang terjadi. Radang ini harus dibedakan dengan selesma atau common cold yang seperti namanya memang sering terjadi. Radang amandel ini memberikan gejala yang lebih berat, demam tinggi dengan nyeri tenggorokkan berat, tanpa gejala batuk, dan amandel terlihat sangat merah, lalu di permukaan amandel terlihat bercak-bercak putih. Disebut sering jika terjadi sampai 7x atau lebih dalam 1 tahun terakhir, atau 5x pertahun dalam 2 tahun berturut-turut, atau 3x pertahun dalam 3 tahun berturut turut.

Dari uraian diatas terlihat bahwa untuk melakukan operasi amandel diperlukan alasan yang kuat. Ukuran amandel yang besar tanpa gangguan fungsi napas tidak menjadi alasan operasi. Batuk pilek biasa atau salesma meskipun jarang terjadi berulang juga bukan alasan untuk operasi. Pada anak kelompok usia lebih muda, alasan yang lebih sering ialah karena OSAS sedangkan pada kelompok usia lebih tua alasan tersering ialah tonsilo-faringitis. Semoga Bermanfaat:))