Category Archives: artikel kesehatan

Pertolongan Pertama Atasi Penyakit Epilepsi Pada Anak

Penyakit AnakEpilepsi Pada Anak merupakan salah satu masalah neurologi kronis yang paling sering dialami anak-anak. Pada umumnya, epilepsi ditandai dengan terjadinya kejang atau bangkitan berulang, 2 bangkitan atau lebih dan lebih dari 1 episode. Kejang terjadi tanpa faktor provokasi atau penyakit otak akut dan seringkali terjadi mendadak tanpa bisa diperkirakan sebelumnya. Kejang juga biasanya diindikasikan dengan pandangan kosong, kaku otot, pergerakan tidak terkontrol, penurunan kesadaran, perasaan ganjil atau kejang seluruh badan.

Sebagian penderita kejang kadang juga mengalami sensasi aura yakni indikasi peringatan sebelum terjadi kejang. Tanda-tanda ini bisa berupa kejanggalan yang dirasakan pada tubuh, mencium aroma tertentu, atau mengecap rasa tertentu. Sebagian penderita juga mungkin hanya mengalami tangan gemetar dan tanpa kehilangan kesadaran. Ada juga yang kehilangan kesadaran dan terlihat seperti bengong sesaat, tapi tanpa mengalami gemetaran. Itulah mengapa kondisi kejang-kejang ini terkadang sulit dideteksi.

pertolongan-pertama-epilepsi-pada-anakHampir semua penderita kejang akan sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Tapi selama mengalami reaksi otot yang tidak terkendali, penderita mungkin saja bisa terluka. Pertolongan pertama untuk epilepsi pada anak atau Hal pertama yang perlu dilakukan ialah jangan takut, jangan panik, utamakan keselamatan, dan bertindak setenang mungkin. Pindahkan barang-barang berbahaya yang ada di dekat anak, jangan pindahkan anak kecuali jika tempat berbahaya. Anak juga harus dibaringkan di tempat yang aman dalam keadaan miring, Ketika gejala terjadi, biasanya keluar busa atau lendir dari mulut penderita. Anak juga harus dijauhkan dari benda tajam dan berbahaya yang ada disekitarnya. Yang terakhir yakni jangan memasukkan apapun ke dalam mulut anak.

Perhatikan keadaan kesadaran, warna wajah, posisi mata, pergerakan keempat anggota gerak, dan suhu tubuh, waktu saat kejang mulai dan berakhir, juga lamanya kejang. Tetaplah di samping anak sampai keadaan anak pulih sepenuhnya. Jika setelah kejang berakhir tidak ada keluhan atau kelemahan, maka anak bisa dikatakan sudah pulih. Tapi jika anak mengalami sakit kepala, terlihat kosong atau mengantuk, biarkan pasien melanjutkan istirahatnya. Jangan coba-coba memberi stimulasi pada anak jika keadaan anak belum sadar sepenuhnya.

Anda perlu segera melakukan penanganan medis jika :

  • Gejala kejang berlangsung selama 2-3 menit.
  • Terjadi kejang berikutnya tanpa ada fase sadar diantaranya.
  • Pasien terluka saat kejang.

Diagnosa epilepsi dibuat berdasarkan pemeriksaan menyeluruh dari riwayat medis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostik sebagai penunjang. Untuk pemeriksaan penunjang, dokter akan menggunakan electroencephalogram (EEG), pemeriksaan radiologi berupa gomputed tomography (CT Scan) atau magnetic resonance imaging (MRI). Selain itu, dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menentuka jenis dan dosis obat yang akan diberikan.

Meski belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan epilepsi sepenuhnya, sekitar 80% anak-anak yang menderita epilepsi mampu hidup normal dengan bantuan pengobatan yang benar dan teratur. Peranan orang tua juga sangat dibutuhkan dalam pengobatan epilepsi untuk menghindari ketidakteraturan dalam pengobatan. Tidak hanya itu, orang tua juga harus membantu menjaga daya tahan tubuh anak dengan memperhatikan asupan gizi anak. Semoga Bermanfaat 🙂

Beberapa Penyebab Penyakit Epilepsi Terjadi Pada Anak

Penyakit anakPenyebab Epilepsi Pada Anak || Epilepsi menjadi penyakit yang sangat menakutkan bagi semua orang. Jenis umum epilepsi yang biasanya sering terjadi pada beberapa penderita ialah kejang kontrak yang berlebihan sampai membuat penderitanya tidak sadarkan diri untuk beberapa waktu tertentu. Setiap serangan epilepsi bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Hal inilah yang membuat epilepsi terlihat sangat berbahaya.

Pada dasarnya penyakit epilepsi bukan merupakan penyakit menular dan bisa diobati dalam jangka panjang. Pengobatan untuk epilepsi memang bukan dan tidak digunakan untuk menghilangkan epilepsi itu sendiri, tapi hanya untuk mengurangi resiko serangan agar penderita bisa menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.

Epilepsi yang terjadi secara umum pada beberapa penderita bisa digolongkan menurut usia. Setiap penderita dengan usia yang berbeda-beda mempunyai penyebab yang berbeda pula. Simak di bawah ini :

Epilepsi pada bayi
penyebab-epilepsi-pada-bayiBayi bisa terserang epilepsi, baik itu bayi baru lahir ataupun bayi yang sudah berumur beberapa hari. Epilepsi yang terjadi pada bayi harus dianalisa dengan berbagai pemeriksaan untuk menentukan penyebab epilepsi. Di bawah ini beberapa penyebab epilepsi pada bayi :

  • Terjadi kondisi pembentukan otak yang kurang sempurna atau malforasi otak.
  • Bayi mengalami kekurangan oksigen saat proses persalinan atau setelah dilahirkan.
  • Gangguan kekurangan nutrisi pada bayi yang menyebabkan kadar gula darah yang rendah, gangguan elektrolit, kekurangan makanan yang mengandung kalsium dan makanan yang mengandung magnesium.
  • Gangguan metabolisme yang terjadi selama janin berada dalam masa pertumbuhan di kandungan.
  • Bahaya narkoba pada ibu hamil yang melahirkan bayinya, serta konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Infeksi pada otak bayi yang disertai dengan demam atau kejang.

Epilepsi pada anak
Dan anak-anak juga bisa menderita epilepsi meskipun mereka tidak mempunyai gejala epilepsi sejak bayi. Kondisi ini terkadang terlihat sangat mendadak dan menyebabkan orang tua menjadi sangat panik. Penyebab epilepsi pada anak karena:

  • Anak-anak yang mengalami kondisi khusus sejak lahir seperti penderita down syndrompenyebab-epilepsi-pada-anak seperi ADHD pada anak dan neurofibromatosis.
  • Anak-anak yang dilahirkan dari orang tua atau riwayat keluarga dengan penyakit epilepsi.
  • Anak-anak yang pernah mengalami kecelakaan dan menyebabkan trauma pada kepala.

Epilepsi Pada Dewasa dan orang tua
Orang tua dan dewasa juga mempunyai resiko terkena epilepsi. Gangguan ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

  • Orang tua yang mengalami stroke, stroke yang menyerang pada bagian otak bisa menyebabkan epilepsi. Hal ini disebabkan karena stroke mempengaruhi fungsi otak secara umum dan menyebabkan otak menjadi tidak bisa bekerja dengan baik.
  • Orang yang terkena penyakit alzheimer, penyakit yang menurunkan daya ingat  secara berkala ini juga menyerang memri atau kapasitas otak. Pada tahap lanjut penyakit ini rentan terhadap epilepsi.

Prediksi penyebab epilepsi

Penyebab epilepsi memang sangat berbeda-beda, dan usia menjadi salah satu faktor yang sangat penting untuk menemukan penyebab epilepsi. Dengan beberapa pertimbangan ini maka penyebab epilepsi memang tidak bisa diperkirakan. Di bawah ini merupakan beberapa penyebab epilepsi yang ditentukan dari faktor usia dan jenis serangan epilepsi seperti:

  • Epilepsi bisa terjadi pada orang yang tidak mempunyai riwayat keluarga dengan epilepsi. Tapi kondisi epilepsi bisa disebabkan karena ada salah satu gen yang bisa menyebabkan epilepsi. Jenis serangan dan waktu serangan epilepsi akan terjadi sesuai dengan perkembangan gen epilepsi yang terbentuk dalam otak.
  • Beberapa orang bisa terkena epilepsi mendadak tanpa ada riwayat dan gejala karena terjadi perubahan struktur otak yang menyebabkan epilepsi. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak dan remaja.
  • Anak-anak yang dilahirkan dengan perubahan struktur pada otak mempunyai resiko yang lebih besar untuk terkena epilepsi.
  • Anak-anak yang dilahirkan dengan kondisi autisme bisa memiliki faktor yang besar terserang epilepsi.
  • Gangguan infeksi otak yang terjadi pada anak-anak dan dewasa juga bisa menyebabkan epilepsi.
  • Epilepsi yang terjadi pada orang tua bisa disebabkan karena stroke atau penyakit alzheimer.

Resiko Tinggi Epilepsi

Epilepsi sebenarnya bisa dideteksi sejak awal, dan memang terkadang tidak disertai dengan gejala khusus sehingga ketika serangan epilepsi terjadi akan membuat keluarga panik. Deteksi dini juga akan menyebabkan serangan dan pengobatan epilepsi bisa dilakukan sejak awal. Di bawah ini ada beberapa jenis faktor resiko tinggi terjadinya epilepsi:

  • Bayi yang lahir dengan kondisi prematur atau kekurangan gizzi makanan sehat ketika dikandung.
  • Bayi yang pernah terkena demam tinggi sampai menyebabkan kejang ketika usia 1 bulan pertama kelahiran.
  • Bayi yang mengalami gangguan atau penyakit yang menyerang otak.
  • Bayi yang mempunyai riwayat pendarahan dalam otak.
  • Orang dengan gangguan pendarahan dan penyakit pembuluh darah dalam otak.
  • Orang dengan riwayat gangguan atau cedera otak serius yang menyebabkan otak kekurangan oksigen.
  • Orang yang pernah menderita penyakit infeksi pada otak seperti meningitis dan ensefalitis.
  • Orang yang pernah menderita penyakit cerebral palsy.
  • Orang yang dilahirkan dengan kondisi cacat pada bagian otak dan perkembangan fisik.
  • Orang yang sudah didiagnosa dengan alzheimer.
  • Orang yang menggunakan narkoba dan bahaya alkohol yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.
  • Orang yang pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan cedera otak parah.

Berbagai resiko tinggi penyebab epilepsi ini terjadi pada beberapa orang. Namun orang yang tidak masuk dalam resiko tinggi juga tetap bisa terkena penyakit epilepsi. Untuk melihat penyebab epilepsi memang sangat besar dan luas, pemeriksaan dasar untuk mengetahui potensi dan penyebab epilepsi tetap harus dilakukan pada orang dengan resiko tinggi. Semoga bermanfaat 🙂

Obat Tradisional Untuk Epilepsi (Kejang) Pada Anak Terbaik

Obat Anak Kecil Obat Epilepsi Pada Anak “QnC Jelly Gamat” sudah teruji secara klinis BPOM RI , yang secara ampuh mampu mengobati epilepsi tanpa efek samping, untuk pemesanan via sms dengan layanan sangat menarik yakni “BARANG SAMPAI BARU BAYAR” (*syarat dan ketentuan berlaku).

obat tradisional epilepsi pada anakEpilepsi atau ayan (kejang-kejang) merupakan suatu problem neurologi kronis yang sering terjadi pada anak. Penyakit Anak epilepsi merupakan penyakit syaraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak atau kejang-kejang yang terjadi berulang-ulang.

Munculnya penyakit epilepsi atau ayan ini terjadi karena adanya kerusakan otak keseluruhan pada proses persalinan sulit yang mengakibatkan luka pada kepala, bahkan timbulnya penyakit ayan biasa juga karena stroke, tumor otak bahkan alkohol yang bisa merusak sel otak. Kadang juga ayan timbul karena genetika tapi penyakit ini bukan merupakan penyakit keturunan.

Pengobatan penyakit epilepsi pada anak harus segera ditangani dengan tepat, karena di Indonesia sendiri kasus penyakit ini sudah banyak dijumpai oleh anak-anak, bahkan tidak sedikit juga pasien yang terlambat menangani dan berakibat pada kematian. Namun anda tidak usah khawatir lagi, karena sekarang sudah hadir solusi terbaik untuk pengobatan yang alami, aman dan sangat mudan ditemukan, yakni Obat Epilepsi Pada Anak QnC Jelly Gamat.

Mengapa kami merekomendasikan QnC Jelly Gamat? berikut alasannya…

Rekomendasi Obat Tradisional QnC Jelly Gamat Untuk Penyakit Epilepsi Pada Anak

obat epilepsi pada anak

QnC Jelly Gamat ini merupakan produk terbaru kami yang diproduksi oleh PT.Bijaksana Maju Utama Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan herbal alami 100% HALAL dan AMAN. Bahan utama dari QnC Jelly Gamat ini terbuat dai hewan laut yakni Teripang Emas, teripang yang digunakan mempunyai standar olah untuk pengobatan yaitu fresh, besar dengan warna hasil extrasi yang sama. Selain terbuat dari teripang emas, kandungan bahan obat herbal QnC Jelly Gamat juga didukung dengan beberapa bahan herbal alami lainnya seperti Sweetener Steva, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, dan Ekstrak buah sayur. Semua bahan yang digunakan 100% alami tanpa campuran bahan kimia sedikitpun. Karena bahan pengawet, pembentuk tekstur dan penyesuaian rasa kita ambil dari ekstrak buah dan sayur.

bahan obat epilepsi anak qnc jelly gamat

Manfaat QnC Jelly Gamat Untuk Pengobatan Penyakit Epilepsi Pada Anak – Teripang emas mengandung senyawa aktif biologi diantaranya 86,8% protein, 80,0% kolagen, mineral, mukopolisakarida, glucasaminoglycans (GAGs), antiseptik alamiah, glucosamine dan chondrotin, saponin, omega 3,6, dan 9. asam amino, lektin, vitamin dan masih banyak lagi kandungan lainnya yang semuanya memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda dalam tubuh yang tentunya sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti salah satunya sangat ampuh untuk epilepsi pada anak yakni bisa menutrisi syaraf otak dan jantung.

Selain kandungan di atas, teripang emas juga mengandung Gamapeptide (kandungan yang tidak ditemukan pada spesies teripang lain). Kemampuan Gamapeptide ini bermanfaat dalam mencegah inflamasi, mampu mengurangi rasa sakit, kemampuan 3x lebih cepat dalam penyembuhan luka, mengaktifkan pertumbuhan sel-sel, memperbaiki kualitas kulit menjadi lebih muda, mampu menstabilkan emosi dan juga mampu membantu dalam memelihara sirkulasi darah, juga bisa menstabilkan stress atau emosional.

Itulah kandungan manfaat dalam ekstrak teripang emas yang menjadi bahan utama pembuatan obat tradisional QnC Jelly Gamat yang mampu mengatasi dan salah satu pengobatan epilepsi pada anak terbaik dan dengan cara yang alami sekaligus aman tanpa menimbulkan efek samping. Selain itu juga QnC Jelly Gamat mampu mengobati berbagai jenis penyakit kronis lainnya seperti diabetes, eksim, tulang keropos, ginjal, thalasemia, miom, tbc, kanker, kolesterol, maag kronis, asam lambung, asma alergi, varises, dan juga penyakit lainnya.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi Terbaik Untuk Anak

harga qnc jelly gamay obat penyakit anak

Pesanlah Obat Tradisional QnC Jelly Gamat Sekarang Juga!!! Untuk pemesanan 1-2 botol, kami berikan layanan menarik hanya untuk anda yakni “BARU BAYAR SETELAH BARANG SAMPAI DIRUMAH”…!

Untuk pemesanan, silahkan kirimkan pesan singkat seperti di bawah ini :

RA-QNC : Jumlah Pemesanan : Nama : Alamat : No.Hp/Tlp

Contoh:

RA-QNC : 3 Botol : Rani Anggraeni : Jl.Cagak Gobras Gg.Arrow Rt.06 Rw.12 Mangkubumi, SambongJaya, Tasikmalaya : 085316991751

Kirim Ke :

Tlp/Sms 085.223.944.949
WA/Line 085.223.944.949
Pin BB 54A88110

PERHATIAN!!!

Setiap pemesanan QnC Jelly Gamat di Wajibkan mencantumkan kode RA-QNC dalam setiap pemesanan Via SMS/BBM/WA. RA-QNC ini merupakan kode wajib dalam setiap pemesanan Obat Herbal QnC Jelly Gamat. INGAT!!! jika pemesanan tanpa mencantumkan format kode RA-QNC mohon maaf pemesanan tidak akan kami proses.

Setelah anda mengirimkan Format/Kode pemesanan anda melalui pesan singkat, maka kami akan langsung membalas dan menginformasikan total biaya yang harus di bayar termasuk dengan harga ongkir yang sesuai dengan tempat tinggal anda.

Informasi selengkapnya bisa hubungi :
Costumer Service

CS obat epilepsi pada anak
Tlp/Sms 085.223.944.949
WA/Line 085.223.944.949
Pin BB 54A88110

Posted By : Obat Anak Kecil Tradisional Indonesia

Bahan Alami Pengusir Sakit Radang Amandel Pada Anak

Penyakit anakRadang amandel pada anak merupakan infeksi atau radang pada amandel. Amandel sendiri merupakan bola dari jaringan getah bening di kedua sisi tenggorokan bagian atas dan belakang lidah. Bola ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh karena membantu tubuh melawan infeksi.

radang amandel pada anak
Radang amandel seringkali terjadi pada anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada anak-anak. Radang amandel merupakan penyakit yang menular dan sangat cepat menular dari satu orang ke orang lainnya.

Untuk mencegah penularan, maka dalam pengobatannya memerlukan tindakan yang tepat. Ada banyak obat-obatan untuk radang amandel, tapi jika anda lebih suka menggunakan obat alami, anda bisa mencoba dengan obat dari bahan alami di bawah ini:

bahan alami untuk mengusir amandelAir Garam
Pengobatan radang amandel yang paling mudah yang pertama ialah dengan berkumur air garam hangat. Air hangat mempunyai efek menenangkan, sedangkan garam bisa membantu mengurangi peradangan dengan membunuh virus dan bakteri.

Lemon dan Madu
Buah lemon mempunyai sifat anti-virus, anti-bakteri, dan anti-inflamasi sehingga ampuh merawat infeksi dan peradangan. Bukan hanya itu, kandungan vitamin C di dalam lemon juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi.

Daun Kemangi
Daun kemangi merupakan sayuran yang mempunyai manfaat sebagai obat karena mempunyai sifat anti-virus, dan anti-peradangan. Selain itu, sifat penyembuhan dan sifat menenangkan daun kemangi bisa membantu mengurangi pembengkakkan dan rasa sakit.

Kunyit
Rempah kunyit ini merupakan rempah anti-peradangan dan anti septik alami yang cukup kuat. Tidak heran jika kunyit mampu melawan infeksi amandel dan melegakan gejala amandel yang menyebalkan.

Kayu manis
Tidak hanya sebagai bumbu masakan, kayu manis juga bisa mengobati radang amandel. Pasalnya, kayu manis kaya akan sifat anti-mikroba sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya yang melekat di amandel. Dengan demikian, kayu manis membantu mengurangi pembengkakkan, rasa sakit dan peradangan.

Jeruk nipis
Karena jeruk nipis ini mempunyai kandungan zat anti-bakteri yang cocok dan baik untuk kesehatan termasuk untuk mengobati radang amandel.

Kulit manggis
Obat amandel tradisional yang selanjutnya ialah dengan kulit manggis. Kulit manggis memang mempunyai banyak kandungan yang bis menyehatkan tubuh dan bisa melawan berbagai penyakit yang salah satunya sebagai obat amandel bengkak pada anak.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa membantu mengatasi penyakit radang amandel. Jika dengan obat radang amandel anak diatas sakit amandel bengkak anak tidak berkurang, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Semoga bermanfaat 🙂

Apakah Amandel Besar Pada Anak Diperlukan Operasi?

amandel-besar-pada-anak

Kesehatan Anak – Dalam kegiatan sehari-hari dokter praktek anak, salah satu kejadian yang sering dijumpai ialah pertanyaan orang tua tentang penyakit amandel pada anak. Biasanya jika seorang anak mengalami demam, batuk, pilek, dalam pikiran orang tuanya anak tersebut sedang mengalami radang tenggorokan. Sebagian orang awam mengira “radang” biasanya hanya dikaitkan dengan tenggorokan, karena adanya infeksi yakni penyakit akibat serangan kuman. Padahal radang juga bisa terjadi pada bagian tubuh manapun, dan penyebab radang itu bermacam-macam bukan karena infeksi saja bisa juga karena luka jatuh, tersiram air panas, atau sebagainya. Pertanyaan berikutnya yakni mengenai ukuran amandelnya, apakah jika sudah membesar perlu diangkat atau dioperasi?

Jika anak mengalami demam, batuk dan pilek, besar kemungkinan anak tersebut sedang mengalami selesma atau radang saluran nafas atas yang dimulai dari hidung, rongga sinus, sampai tenggorokan akibat dari infeksi virus. Radang infeksi merupakan reaksi jaringan yang sedang mengalami kerusakan akibat pertempuran antara kuman dengan mekanisme pertahanan tubuh. Selesma atau rinofaringitis (bahasa medisnya) sering keliru disebut dengan istilah flu atau ifluenza salah satu virus dari ratusan virus yang bisa menyebabkan selesma. Apabila dokter tidak secara khusus memeriksa virus penyebab common cold maka kita tidak bisa mendiagnosis sebagai flu atau influenza, dan didiagnosis sebagai rinofaringitis atau selesma.

radang-amandel-pada-anakAmandel besar pada anak – Tenggorokan ini merupakan pintu gerbang masuk saluran napas dan saluran makan. Pintu gerbang tersebut dikawal oleh sistem perlawanan yang disebut organ limfoid. Ada 4 organ limfoid diantara hidung mulut dan tenggorokan, tapi yang paling pening ada dua yakni amandel dan adenoid. Amandel atau tonsil platina terletak diantara hidung dan tenggorokan, di kanan kiri ujung belakang rongga mulut, yang bisa dilihat jika anak membuka mulut lebar sambil menjulurkan lidahnya. Sedangkan adenoid berada diatas amandel, terletak di langit-langit belakang hidung, sehingga tidak bisa dilihat tanpa alat khusus. Pola pertumbuhan berbagai sistem organ pada anak berbeda-beda kecepatannya. Sistem saraf paling cepat perkembangannya, sedangkan sistem reproduksi paling lambat. Sistem limfoid (termasuk amandel) berada dipertengahan, dan mengalami perkembangan pesat ketika anak berusia 5-15 tahun dengan puncak sekitar usia 10 tahun. Pada usia tersebut ukuran normal amandel pada anak bisa mencapai dua kali ukuran dewasa. Dengan demikian, ukuran amandel yang besar pada anak merupakan hal yang normal.

Jika seorang anak sedang selesma, amandelnya akan ikut meradang. Suatu organ jika sedang meradang maka akan terlihat merah, nyeri dan bengkak sehingga akan lebih terlihat membesar. Dan hal itu bersifat sementara. Jika radang sudah mereda, maka organ tersebut akan kembali normal. Anak sehat bisa mengalami selesma hingga 6x pertahun. Dengan demikian jika seorang anak mengalami selesma setiap 2-3 bulan sekali, maka itu masih bisa dikatakan wajar dan normal. Ada beberapa alasan amandel perlu dioperasi. Ukuran amandel yang besar pada anak tidak menjadi alasan perlunya untuk dioperasi. Dari sekian banyak alasan, ada dua alasan tersering dan terpenting. Yang pertama ialah jika sudah timbul gangguan napas ketika tidur yang disebut OSAS (Obstructive sleep apnea syndrome), dan yang kedua ialah jika amandel dan tenggorokan sering mengalami radang khusus akibat kuman streptokokus.

Baca Juga >> Penyakit Amandel Pada Anak

Penderita diduga mengalami OSAS ini jika sering mendengkur ketika tidur, lebih dari 3 hari dalam seminggu tidurnya mendengkur. Biasanya ada gejala henti napas ketika tidur yang diikuti gelagapan seperti hendak terbangun, tapi kemudian penderita tidur lagi. Gejala lain yang menyertai ialah gejala mengantuk berat siang hari dan gangguan prestasi belajar pada anak sekolah. Untuk memastikan adanya diagnosis OSAS perlu pemeriksaan khusus yang disebut polisomnografi (PSG). Alasan kedua ialah radang amandel dan tenggorokan karena kuman streptokokus yang berulang terjadi. Radang ini harus dibedakan dengan selesma atau common cold yang seperti namanya memang sering terjadi. Radang amandel ini memberikan gejala yang lebih berat, demam tinggi dengan nyeri tenggorokkan berat, tanpa gejala batuk, dan amandel terlihat sangat merah, lalu di permukaan amandel terlihat bercak-bercak putih. Disebut sering jika terjadi sampai 7x atau lebih dalam 1 tahun terakhir, atau 5x pertahun dalam 2 tahun berturut-turut, atau 3x pertahun dalam 3 tahun berturut turut.

Dari uraian diatas terlihat bahwa untuk melakukan operasi amandel diperlukan alasan yang kuat. Ukuran amandel yang besar tanpa gangguan fungsi napas tidak menjadi alasan operasi. Batuk pilek biasa atau salesma meskipun jarang terjadi berulang juga bukan alasan untuk operasi. Pada anak kelompok usia lebih muda, alasan yang lebih sering ialah karena OSAS sedangkan pada kelompok usia lebih tua alasan tersering ialah tonsilo-faringitis. Semoga Bermanfaat:))

Inilah Macam-Macam Terapi Untuk Anak Penderita Autis

Kesehatan Anak – Meskipun sampai saat ini belum ada cara untuk menyembuhkan penyakit autisme dengan pasti. Tapi gejala dan kondisi autisme pada anak bisa menjadi lebih baik dengan melakukan penanganan sedini mungkin, melakukan terapi, dan pengobatan autisme yang tepat.

terapi-anak-autis

Terapi Autisme Pada Anak pada dasarnya perlu diberikan untuk membangun kondisi yang lebih baik. Terapi juga harus rutin dilakukan agar apa yang menjadi kekurangan anak bisa dipenuhi secara bertahap Terapi juga harus diberikan sedini mungkin sebelum anak berusia 5 tahun. Karena perkembangan pesat otak anak pada umumnya terjadi pada usia sebelum 5 tahun, tepat puncaknya pada usia 2-3 tahun. Beberapa terapi untuk anak autis yang ditawarkan oleh para ahli diantaranya:

Terapi Okupasi
Terapi okupasi ini bermanfaat untuk melatih otot-otot halus anak. Menurut penelitian, hampir semua kasus anak autis memiliki keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Gerak-geriknya sangat kaku dan kasar, mereka kesulitan untuk memegang benda dengan cara yang benar, kesulitan untuk memegang sendok dan menyuapkan makanan ke dalam mulutnya. Dengan terapi ini anak akan dilatih untuk membuat semua otot dalam tubuhnya berfungsi dengan tepat.

Terapi Biomedik
Terapi biomedik ini dikembangkan oleh kelompok dokter yang tergabung dalam Defeat Autism Now. Pada terapi ini difokuskan pada pembersihan fungsi-fungsi abnormal pada otak. Dengan terapi ini diharapkan fungsi susunan saraf pusat bisa bekerja lebih baik sehingga gejala autisme berkurang dan bahkan menghilang. Obat-obatan juga bisa digunakan sebagai penyandang autism, tapi harus dengan pengawasan dokter spesialis yang lebih memahami dan mempelajai autism. Terapi biomedik ini melengkapi terapi lainnya dengan memperbaiki dari dalam (biomedis) dan juga didukung oleh terapi dari dalam dan luar diri agar mengalami kemajuan yang cukup baik.

Terapi Integrasi Sensoris
Terapi ini bermanfaat untuk meningkatkan kematangan susunan saraf pusat, sehingga lebih mampu untuk memperbaik struktur dan fungsinya. Aktivitas ini merangsang koneksi sinaptik yang lebih kompleks, dengan demikian bisa meningkatkan kapasitas untuk belajar.

Terapi Perilaku
Terapi ini memfokuskan penanganan pada pemberian reinforcement positif setiap kali anak berespons benar sesuai dengan intruksi yang diberikan. Tidak ada punishment dalam terapi ini, akan tetapi jika anak menjawab salah akan mendapatkan reinforcement positif yang ia sukai. Terapi ini digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan anak pada aturan. Dari hasil terapi ini didapatkan signifikan jika mampu diterapkan secara intensif.

Terapi Bermain
Terapi bermain merupakan pemanfaatan pola permainan sebagai media yang efektif dan terapis, melalui kebebasan eksplorasi dan ekpresi diri. Pada terapi ini, terapis bermain menggunakan kekuatan terapiutik permainan untuk membantu klien menyelesaikan kesulitan-kesulitan psikososial dan mencapai pertumbuhan, perkembangan yang optimal.

Terapi Fisik
Beberapa penderita autism mempunyai gangguan perkembangan dalam motorik kasarnya. Kadang tonus ototnya lembek sehingga jalannya kurang kuat. Keseimbangan tubuhnya juga kurang bagus. Fisioterapi dan terapi integrasi sensoris akan sangat banyak menolong untuk menguatkan otot-otot dan memperbaiki keseimbangan tubuh anak.

Terapi Wicara
Hampir semua anak dengan autism memiliki kesulitan dalam berbicara dan berbahasa. Kadang-kadang bicaranya cukup berkembang tapi mereka tidak mampu untuk memakai kemampuan bicaranya untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan orang lain.

Terapi Musik
Terapi musik menurut Canadian Association for Music Therapy (2002) merupakan penggunaan music untuk membantu integrasi fisik, psikologis, dan emosi individu juga untuk treatment penyakit atau ketidakmampuan. Sedangkan menurut American Music Therapy Association (2002) terapi musik merupakan semacam terapi yang menggunakan music yang bersifat terapiutik guna untuk meningkatkan fungsi perilaku, social, psikologis, komunikasi, fisik, sensorik motorik dan kognitif.

Terapi Melalui makanan
Terapi melalui makanan ini diberikan untuk anak-anak dengan masalah alergi makanan tertentu. Di sisi lain, ada beberapa makanan yang mengandung zat yang bisa memperberat gejala autis pada anak. Dalam terapi ini diberikan solusi tepat bagi para orang tua untuk menyiasati menu yang cocok dan sesuai bagi putra-putriinya sesuai dengan petunjuk ahli mengenai gizi makanan.

Terapi Visual
Individu autistic lebih mudah belajar dengan melihat. Hal inilah yang kemudian dipakai untuk mengembangkan metode belajar berkomunikasi melalui gambar-gambar. Beberapa video games bisa juga dipakai untuk mengembangkan keterampilan komunikasi.

Terapi perkembangan
Terapi ini didasari oleh adanya keadaan bahwa anak penderita autis melewatkan atau kurang sedikit bahkan banyak sekali kemampuan bersosialisasi. Yang termasuk terapi perkembangan seperti Floortime, dilakukan oleh orang tua untuk membantu melakukan interaksi dan kemampuan berbicara.

Terapi Medikamentosa
Atau disebut juga dengan terapi obat-obatan. Terapi ini dilakukan dengan pemberian obat-obatan oleh dokter yang berwenang. Para penderita jangan sembarang diberi obat, tapi obat harus diberikan jika muncul indikasi kuat. Gejala yang sebaiknya dihilangkan dengan obat seperti hiperaktivitas yang hebat, menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain (agresif), merusak (destruktif), dan gangguan tidur.

Gejala Dan Ciri-Ciri Anak Dengan Penyakit Autisme

Penyakit anakPenyakit Austime Pada Anak atau Autism Spectrum Disorser (ASD)  merupakan salah satu gangguan pada perkembangan syaraf anak. ASD sendiri bukan hanya autism, tapi juga sindrom heller, sindrom asperger, dan gangguan pada perkembangan pervasif (PPD-NOS). Gangguan ini mempengaruhi kemampuan berinteraksi, bersosialisasi dan cara berkomunikasi pada anak. ASD sendiri merupakan keadaan yang tidak bisa disembuhkan. Sehingga gejalanya yang harus diketahui sejak dini.

gejala-dan-ciri-anak-autismeMeskipun penyakit ini tidak bisa disembuhkan, namun ada beberapa penanganan yang bisa dilakukan untuk membuat penderita autisme bisa menyesuaikan dirinya ketika berada di lingkungan, serta mampu berkomunikasi dengan baik. Menurut penelitian, ada sekitar 2.4 orang di Indonesia yang menderita autisme, yang artinya ada satu penderita autisme dari setiap 100 kelahiran bayi di Indonesia.

Penyebab autisme secara pasti belum diketahui. Tapi, ada beberapa macam yang menjadi penyebabnya, salah satunya karena pengaruh genetika dan lingkungan. Dalam beberapa kasus, seorang anak bisa menderita autisme karena faktor penyakit tertentu. Mempunyai garis keturunan penderita autisme juga bisa menjadi penyebab anak keturunannya menjadi penderita autisme.

Selain itu, Ibu hamil yang mengkonsumsi alkohol juga bisa meningkatkan resiko anaknya lahir dengan menderita penyakit autisme anak. Kelahiran prematur, khususnya kelahiran pada kehamilan 26 atau kurang juga berpengaruh pada perkembangan syaraf anak. Dan jika dibandingkan dengan wanita, pria mempunyai resiko 4x lebih besar untuk menjadi penderita autism.

Gejala anak yang menderita autism biasanya baru akan terlihat setelah anak berusia 3 tahun. Gejala penderita autism ini terbagi ke dalam dua kategori yakni:

Kategori gangguan pada komunikasi dan interaksi social, Pada kategori ini anak akan mempunyai masalah pada penggunaan bahasa verbal dan nonverbal. Jika penderita autism bisa berbicara, ia kurang menggunakannya ketika berkomunikasi. Penderita autism juga sering menggunakan bahasa yang tidak dimengerti orang lain.

Untuk interaksi social, penderita autism tidak bisa merasakan empati terhadap orang lain, dan juga tidak bisa bermain dengan teman sebayanya. Itu bisa terjadi karena kurangnya kemampuan mereka mengendalikan diri, berimajinasi, dan kurang bisa mengontrol ekspresi mereka.

Kategori gangguan pola piker, minat atau keinginan dan perilaku yang dilakukan sangat terbatas. Biasanya kegiatan yang dilakukan hanya satu jenis dan dilakukan secara terpaku. Penderita autism juga sering melakukan gerakan berulang seperti meremas dan memukul.

gejala-dan-tanda-anak-autisPenderita autism ini bisa juga mempunyai masalah dengan cara belajar dan masalah pada gangguan kejiwaan yang lainnya. Seperti gangguan pada rasa cemas, gangguan hiperaktif dan juga depresi.

Melihat ciri-ciri anak autisme bisa dikatakan sulit, karena biasanya baru akan terlihat jelas setelah usia 3 tahun. Tapi orang tua yang cermat bisa melihat tanda-tanda autisme bahkan sebelum anak memasuki usia ke-3. Beberapa anak mungkin akan bertumbuh secara normal sampai usia 18-24 bulan kemudian berhenti mengembangkan atau kehilangan sejumlah kemampuan norma. Tanda-tanda awal dari autisme seperti:

  • Melakukan gerakan yang sama berulang-ulang kali (contohnya bergoyang atau berputar)
  • Menghindari kontak mata atau sentuhan fisik
  • Lambat dalam belajar berbicara
  • Mengulangi kata-kata atau kalimat yang sama
  • Marah karena hal-hal sepele

Perlu diingat!!! Ciri-ciri anak autisme di atas bisa juga dialami oleh anak normal yang tidak mempunyai autisme.

Ciri-ciri Anak Autis

Tahun Pertama – Orang tua juga bisa melihat ciri-ciri autis pada anak ditahun pertama seperti :

  1. Tidak bereaksi pada  suara ibunya
  2. Tidak merespon ketika dipanggil namanya
  3. Tidak melihat mata orang lain
  4. Tidak mengoceh atau menunjuk-nunjuk benda seperti bayi pada umumnya
  5. Tidak tersenyum atau merespon ketika diajak berinteraksi

Tahun Kedua – Ciri-ciri anak autis ini akan lebih terlihat jelas pada tahun kedua. Ciri-cirinya seperti:

  • Tidak menguasai kata apapun sampai usia 16 bulan
  • Tidak bermain pura-pura seperti anak kebanyakan sampai usia 18 bulan
  • Kehilangan kemampuan berbahasa
  • Tidak bereaksi ketika orang dewasa menunjukkan sesuatu

Bayi atau anak-anak yang normal juga bisa menunjukkan tanda-tanda seperti diatas. Tapi jika anda merasa khawatir, Ada baiknya untuk segera memeriksakannya ke dokter. Banyak juga ciri-ciri anak autis yang tidak terlihat jelas sampai anak tersebut masuk sekolah. Bisa jadi mereka mendapatkan bantuan yang dibutuhkan untuk memperbaiki kemampuan otaknya, mendapatkan perawatan dini, khususnya sebelum usia 3 tahun, bisa secara signifikan memperbaiki perkembangan anak. Semoga Bermanfaat 🙂

Cara Mengatasi Berat Badan Kurang Pada Anak Dan Balita

Kesehatan anak – Pertumbuhan dan perkembangan tubuh merupakan salah satu indikator kesehatan utama pada anak dan balita. Pada umumnya, balita berusia 24 bulan ke atas mengalami pertumbuhan yang cukup stabil dan konsisten. Tapi, jika anda merasa pertumbuhan balita anda lambat, stagnan, dan bahkan menurun, ada baiknya anda konsultasikan ke posyandu dan dokter agar mengetahui apa yang harus dilakukan ketika berat badan anak turun.

solusi-mengatasi-berat-badan-kurang-pada-anak-dan-balita

Penyebab berat badan kurang pada balita

Dokter bisa memastikan apakah berat badan balita masih tergolong normal atau tidak. Beberapa anak mempunyai tubuh yang kurus secara alami karena faktor genetik dari orang tuanya. Selain itu, ada juga beberapa faktor lain yang penyebab berat badan kurang pada balita seperti:

  • Balita sangat aktif atau mempunyai metabolisme yang cepat sehingga diperlukan banyak kalori untuk memenuhi kebutuhannya.
  • Mengalami cacingan sehingga penyerapan makanan dan nutrisi oleh tubuh tidak maksimal.
  • Defisiensi nutrisi tertentu seperti zat besi yang bisa mempengaruhi kebiasaan makan.
    Kebiasaan pilah-pilih makanan atau alergi makanan.
  • Sakit dan demam yang menyebabkan selera makan berkurang atau masalah kesehatan lainnya.

Pola makan sehat untuk balita

Selama tidak ada masalah kesehatan yang serius, anda tidak perlu terlalu cemas. Meningkatkan berat badan balita memang tidak mudah. Karena selain balita memang sangat aktif bergerak, mereka juga mempunyai kapasitas perut yang kecil. Kebutuhan kalori mereka mungkin tidak tercukupi dari makan 3x sehati.

Untuk itu, meningkatkan kalori tanpa menambah porsi makanan mereka merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan. Tapi, bukan berarti anda bisa bebas memberikan makanan tinggi kalori yang kurang sehat seperti minuman manis, permen, dan cake yang bisa merusak gigi. Tetapkan pola makan sehat yang mengandung gizi seimbang dengan memberikan makanan pokok, sayur, buah, ikan, susu, daging, dan lain sebagainya.

Meningkatkan kalori dari lemak
Berat Badan Kurang Pada Anak – Berdasarkan Institute of Medicine, balita berusia 1-3 tahun perlu mencukupi 30-40% kebutuhan kalorinya dari lemak. Beberapa vitamin juga hanya bisa dicerna oleh lemak. Susu murni dengan lemak utuh perlu diberikan sampai usia 2 tahun atau lebih jika anak anda mempunyai berat badan kurang.

Susu sapi murni atau air putih bisa diberikan setelah usia 12 bulan. Kandungan lemak pada produk susu bisa mulai diturunkan jika pertumbuhan anak normal dan nutrisinya sudah tercukupi. Sehingga diusia 5 tahun, mereka bisa mulai mengadopsi pola makan rendah lemak seperti orang dewasa. Tapi jika balita anda dinyatakan kurang berat badan, kalori bisa ditingkatkan dengan beberapa tips seperti:

  1. Menambahkan susu atau keju pada kentang dan roti.
  2. Menggunakan susu sebagai kuah sup sebagai ganti air biasa.
  3. Berikan makanan sumber lemak sehat sebagai snack seperti apokat atau pisang di sela-sela makan utama.
  4. Tidak memberikan terlalu banyak makanan tinggi serat seperti gandum utuh dan beras merah. Makanan ini bisa membuat anak merasa kenyang lebih lama dan akan kehilangan selera makan. Cukup kenalkan secara bertahap dan berikan sebagai sumber karbohidrat utama setelah anak berusia 5 tahun.
  5. Meskipun susu sangat penting diusia ini, pastikan anak tidak mendapat cairan yang berlebihan. Beberapa anak yang terlalu banyak minum akan makan lebih sedikit dan tidak mendapat kalori yang mereka butuhkan.
  6. Jika anak toleran terhadap laktosa atau alergi makanan tertentu, konsultasi dengan dokter agar kebutuhan nutrisi anak tetap tercukupi.

Suplemen dan vitamin tambahan untuk anak
Orang tua bisa bertanya dan berkonsultasi dengan dokter dan posyandu tentang apakah anak anda memerlukan suplemen dan vitamin tambahan atau tidak. Departemen kesehatan Amerika Serikat sendiri merekomendasikan agar anak usia 6 bulan sampai 5 tahun diberikan vitamin tetes A, C, dan D. Vitamin ini penting untuk anak dengan berat badan yang kurang dan yang kebutuhan nutrisinya tidak tercukupi.

Baca Juga : Suplemen Vitamin Herbal Yang Cocok Untuk Anak dan Balita

Mendapatkan tambahan vitamin bisa meningkatkan jumlah zat besi yang bisa diserap oleh tubuh balita, dan meningkatkan nafsu makannya. Meskipun demikian, suplemen zat besi tidak diperlukan kecuali jika direkomendasikan oleh dokter. Zat besi yang berlebihan justru bisa menghalangi penyerapan mineral lain, menyebabkan konstipasi, dan juga menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Dorong balita anda untuk tetap aktif bergerak
Berat badan kurang pada balita dan anak, bukanlah alasan untuk menghalangi mereka aktif bergerak. AKtivitas fisik ini justru akan membantu menguatkan tulang dan otot mereka. Konsultasikan kembali dengan dokter untuk mengetahui batasan aktivitas yang boleh mereka lakukan. Tidak lupa untuk terus merantau perkembangan anak selanjutnya. Semoga Bermanfaat:))

Ketahui Cara Awal Mendiagnosis Gejala Asma Pada Anak

Kesehatan anak – Asma merupakan peradangan kronis yang umum terjadi pada saluran nafas yang ditandai dengan gejala yang bervariasi dan berulang. Selain itu, jangan pernah meremehkan penyakit ini, karena bisa menyerang siapa saja, tidak mengenal usia. Yang berarti tidak terkecuali terjadi pada anak-anak. Untuk itu, penting bagi para orang tua mendiagnosis asma ketika anak-anak untuk memastikan perawatan yang tepat. Jika anda belum mengetahui bagaimana cara mendiagnosis asma pada anak, simak dibawah ini:

cara-mendiagnosis-gejala-asma-pada-anak

Pemeriksaan fisik
Ketika anak mengalami batuk dan kesulitan untuk bernafas di malam hari, sebaiknya anda sebagai orang tua harus segera berkonsultasi dengan dokter. Munculnya suara bersiul ketika bernafas bisa merupakan temuan umum asma. Melalui pemeriksaan, dokter akan memahami keparahan penyakit. Ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mendiagnosis asma pada anak.

Gejala non-musiman
Alergi pollen umumnya keliru untuk asma. Sementara gejala serbuk sari terjadi musiman pada masa mekar dari setiap bunga tertentu. Perhatikan gejala yang sangat erta dan hati-hati untuk membuat diagnosis dini.

Sering melakukan infeksi saluran pernafasan
Infeksi pernafasan sering dianggap sebagai faktor resiko untuk pengembangan asma. Infeksi dan radang akan membuat jalan nafas tersumbat, menyebabkan anak kesulitan bernafas. Jadi, jika anak anda mengalami gejala demikian dan bersamaan dengan kseulitan bernafas, anda bisa mendiagnosis anak menderita asma.

Tes spirometri
Dengan spirometri, paru-paru anak diperiksa secara menyeluruh untuk menentukan kapasitas paru-paru. Ini merupakan metode analisis pernafasan yang bisa dilakukan untuk anak-anak di atas usia 5 tahun. Melalu tes ini, dokter bisa mendiagnosis asma dengan benar.

Baca Juga : Pengobatan Alami Asma Pada Anak

Dihembuskan oksida nitrat
Dengan dihembuskan uji oksida nitrat, anda bisa menemukan apakah anak mempunyai peradangan saluran nafas. Sebuah bagian mulut disimpan dan anak harus bernafas ke dalamnya. Nafas dihembuskan dan dikumpulkan kemudian diuji untuk tingkat oksida nitrat. Ini merupakan salah satu cara untuk mendiagnosis asma pada balita.

X-ray dada
Salah satu yang paling mudah dan sederhana untuk cara awal mendiagnosis asma pada anak ialah dengan mengambil x-ray dada. Hal ini bisa dilakukan oleh anak-anak dan orang dewasa. Untuk anak-anak diatas 5 tahum, dada x-ray merupakan metode diagnostis yang mudah dan bisa diandalkan untuk mendeteksi asma.

Itulah mungkin beberapa cara untuk mendiagnosa asma awal pada anak. Jika anda memiliki riwayat keluarga asma, maka kemungkinan lebih anak-anak anda juga bisa sama mengalami masalah asma. Jadi, perhatikan gejala awal asma pada anak-anak anda dan bantulah mereka untuk menjalani hidup yang lebih sehat. Semoga Bermanfaat:))

Solusi Ibu Menghadapi Anak Yang Suka Pilih-Pilih Makanan

Solusi Anak – Semua orang tua pasti akan dibuat pusing ketika anak balitanya suka memilah milih makanan. Anak-anak memang pintar sekali dalam memilih makanan apalagi itu makanan yang tergolong kurang sehat. Tapi, untuk para orang tua tidak usah khawatir karena kami akan memberikan solusi untuk anak yang suka pilih-pilih makanan. seperti:

solusi-mengatasi-anak-yang-suka-pilih-pilih-makanan

1. Berikan anak makanan semenarik mungkin
Memberikan makanan semenarik mungkin, maksudnya para orang tua mencoba memberikan makanan dengan model yang unik. Bagi para orang tua mungkin hal ini akan terlihat aneh, tapi bagi anak-anak hal ini bisa menjadi suatu hal yang menarik dan lucu, sehingga anak akan tertarik untuk mencoba. Seperti contoh buah yang disusun warna warni yang dibentuk seperti hewan, tumbuhan, atau sesuatu yang menarik. Untuk menghadapi anak yang suka pilih-pilih makanan, maka anda sebagai orang tua harus menyajikan makanan semenarik mungkin agar anak memiliki rasa ingin mencoba makanan tersebut.

2. Biarkan si kecil mengambil makanannya sendiri
Karena kebanyakan para ibu tidak membiarkan anak memakan sendiri dan selalu memberi makan pada anaknya dengan tujuan agar anak mendapatkan porsi makanan yang cukup. Tapi tidak ada salahnya untuk memberi kesempatan pada anak untuk mengambil sendiri makanannya. Biarkan anak memiliki rasa tanggung jawab atas dirinya sendiri, tapi yang terpenting bagi orangtua yakni harus tetap mengawasi apa yang ia ambil dan apa yang ia makan.

3. Coba teknik rantai makanan
Dengan teknik rangkai makanan, mengenalkan satu jenis makanan yang sama dengan dengan apa yang disukai anak sehingga anak akan ingin mencoba makanan yang sehat. Seperti misal anak anda sangat suka dengan kentang goreng, maka cobalah kenalkan anak dengan makanan yang rasanya mirip dengan kentang goreng, lalu kenalkan ia pada kentang tumbuk dan lama kelamaan ia akan meninggalkan kentang goreng.

4. Biarkan si kecil merasa lapar
Seseorang akan mencoba makan saja saat ia merasa lapar, begitu juga dengan seorang anak. Ia akan mencoba berbagai jenis makanan ringan saat si kecil sedang lapar. Untuk itu, sebaiknya para orang tua tidak memberikan makanan ringan ketika si kecil sedang lapar. Katakan pada anak untuk melakukan kegiatan lain sembari menunggu anda menyiapkan makanan untuknya.

5. Jangan menyalahkan diri sendiri
Anak anda pintar dalam memilih makanan itu bukanlah kesalahan orang tua. Sehingga banyak orang tua yang merasakan stress ketika si kecil pilih-pilih makanan. Cobalah untuk lebih rileks agar anda dan anak bisa menikmati waktu makan.

6. Mulai hari dengan sarapan sehat
Sejak dini, kenalkan buah hati anda tentang pentingnya sarapan pagi. Kemudian jangan lupa untuk menyiapkan sarapan yang sehat dengan menu makanan yang bergizi atau memilih makanan yang sehat sepanjang hari.

7. Konsultasi dengan ahli
Jika kebiasaan memilih-milih makanan sudah mengganggu kesehatan dan perkembangannya, maka anda orang tua harus berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter anak. Mereka akan membantu anda untuk mengakhiri akar dari permasalahan yang membuat anak suka pilih-pilih makanan.

Itulah mungkin beberapa cara atau solusi agar anak tidak pilih-pilih makanan. Dengan begitu kesehatan anak akan terjamin dan membuat anak tidak mudah sakit atau tidak kekurang nutrisi yang seharusnya dibutuhkan. Semoga bermanfaat:))