Category Archives: makanan sehat

Solusi Ibu Menghadapi Anak Yang Suka Pilih-Pilih Makanan

Solusi Anak – Semua orang tua pasti akan dibuat pusing ketika anak balitanya suka memilah milih makanan. Anak-anak memang pintar sekali dalam memilih makanan apalagi itu makanan yang tergolong kurang sehat. Tapi, untuk para orang tua tidak usah khawatir karena kami akan memberikan solusi untuk anak yang suka pilih-pilih makanan. seperti:

solusi-mengatasi-anak-yang-suka-pilih-pilih-makanan

1. Berikan anak makanan semenarik mungkin
Memberikan makanan semenarik mungkin, maksudnya para orang tua mencoba memberikan makanan dengan model yang unik. Bagi para orang tua mungkin hal ini akan terlihat aneh, tapi bagi anak-anak hal ini bisa menjadi suatu hal yang menarik dan lucu, sehingga anak akan tertarik untuk mencoba. Seperti contoh buah yang disusun warna warni yang dibentuk seperti hewan, tumbuhan, atau sesuatu yang menarik. Untuk menghadapi anak yang suka pilih-pilih makanan, maka anda sebagai orang tua harus menyajikan makanan semenarik mungkin agar anak memiliki rasa ingin mencoba makanan tersebut.

2. Biarkan si kecil mengambil makanannya sendiri
Karena kebanyakan para ibu tidak membiarkan anak memakan sendiri dan selalu memberi makan pada anaknya dengan tujuan agar anak mendapatkan porsi makanan yang cukup. Tapi tidak ada salahnya untuk memberi kesempatan pada anak untuk mengambil sendiri makanannya. Biarkan anak memiliki rasa tanggung jawab atas dirinya sendiri, tapi yang terpenting bagi orangtua yakni harus tetap mengawasi apa yang ia ambil dan apa yang ia makan.

3. Coba teknik rantai makanan
Dengan teknik rangkai makanan, mengenalkan satu jenis makanan yang sama dengan dengan apa yang disukai anak sehingga anak akan ingin mencoba makanan yang sehat. Seperti misal anak anda sangat suka dengan kentang goreng, maka cobalah kenalkan anak dengan makanan yang rasanya mirip dengan kentang goreng, lalu kenalkan ia pada kentang tumbuk dan lama kelamaan ia akan meninggalkan kentang goreng.

4. Biarkan si kecil merasa lapar
Seseorang akan mencoba makan saja saat ia merasa lapar, begitu juga dengan seorang anak. Ia akan mencoba berbagai jenis makanan ringan saat si kecil sedang lapar. Untuk itu, sebaiknya para orang tua tidak memberikan makanan ringan ketika si kecil sedang lapar. Katakan pada anak untuk melakukan kegiatan lain sembari menunggu anda menyiapkan makanan untuknya.

5. Jangan menyalahkan diri sendiri
Anak anda pintar dalam memilih makanan itu bukanlah kesalahan orang tua. Sehingga banyak orang tua yang merasakan stress ketika si kecil pilih-pilih makanan. Cobalah untuk lebih rileks agar anda dan anak bisa menikmati waktu makan.

6. Mulai hari dengan sarapan sehat
Sejak dini, kenalkan buah hati anda tentang pentingnya sarapan pagi. Kemudian jangan lupa untuk menyiapkan sarapan yang sehat dengan menu makanan yang bergizi atau memilih makanan yang sehat sepanjang hari.

7. Konsultasi dengan ahli
Jika kebiasaan memilih-milih makanan sudah mengganggu kesehatan dan perkembangannya, maka anda orang tua harus berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter anak. Mereka akan membantu anda untuk mengakhiri akar dari permasalahan yang membuat anak suka pilih-pilih makanan.

Itulah mungkin beberapa cara atau solusi agar anak tidak pilih-pilih makanan. Dengan begitu kesehatan anak akan terjamin dan membuat anak tidak mudah sakit atau tidak kekurang nutrisi yang seharusnya dibutuhkan. Semoga bermanfaat:))

Khasiat Unik Dari Temulawak Untuk Kesehatan Anak-Anak

Kesehatan Anak | Siapa yang tidak mengenal rempah-rempah Temulawak yang merupakan salah satu keluarga dari rimpang kunyit ini, dan termasuk dalam salah satu daftar bumbu dapur yang juga memiliki kandungan dan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, mulai untuk anak-anak sampai untuk orang dewasa.

manfaat-temulawak-untuk-kesehatan-anak

Curcumin yang merupakan kandungan utama yang terdapat pada temulawak memiliki sifat sebagai antioksidan. Kandungan tersebut akan melindungi tubuh anak dari berbagai kerusakan sel dan paparan radikal bebas, selain itu temulawak juga mempunyai peranan penting lainnya karena adanya kandungan curcumin yang tinggi pada rimpang tersebut.

Selain itu, curcumin juga bisa menurunkan kadar beberapa enzim dalam tubuh yang menyebabkan peradangan (inflamasi). Penelitian-penelitian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa curcumin bisa bermanfaat untuk beberapa kondisi seperti:

1. Menghilangkan rasa nyeri
Karena adanya kandungan curcumin dalam temulawak merupakan salah satu nutrisi penting yang berperan sebagai analgesik alami. Jika si kecil mengalami demam dan nyeri pada seluruh tubuh dan tidak kunjung membaik meskipun sudah diberikan perawatan medis, cobalah dengan menggunakan pengobatan alami temulawak ini, dan lakukan secara rutin.

2. Dispepsia
Curcumin juga menstimulasi kandung empedu untuk lebih produktif. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi turmeric bisa mengatasi gejala kembung, Dan untuk kesehatan anak, bisa membantu melancarkan proses pencernaan.

3. Kanker
Untuk hal ini, diperlukan penelitian yang lebih jauh, karena kanker sebaiknya tetap ditangani dengan terapi. Untuk kesehatan anak, manfaat ini sangat berguna bagi antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel-sel tubuh guna mendukung tumbuh kembang anak.

4. Infeksi bakteri dan virus
Pada masa pertumbuhan anak, proses infeksi bakteri dan virus berpotensi mengganggu kelancaran dan optimalisai pertumbuhan anak. Dengan curcumin membantu menekan angka resiko infeksi, jadi curcumin bisa membantu kelancaran proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

5. Uveitis
Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa curcumin bisa membantu mengatasi uveitis sebuah peradangan pada mata. Curcumin dikatakan memiliki efektivitas yang sama dengan kortikosteroid yang biasa diberikan. Pertumbuhan anak akan lebih optimal dengan terhindar dan terbantu dari paparan kondisi uveitis.

6. Menambah nafsu makan
Dan manfaat temulawak yang selanjutnya adalah untuk meningkatkan nafsu makan anak. Kandungan curcumin kembali lah yang menjadi nutrisi penting untuk menghasilkan manfaat tersebut. Jadi jika anak terdapat sulit makan dan tidak menyukai sayur, maka solusi yang tepat adalah dengan memberikan rimpang temulawak. Anda bisa membuat air rebusan temulawak yang dicampur dengan sedikit madu. Dan jika dikonsumsi secara rutin, maka anda akan melihat anak mempunyai nafsu makan yang baik dan meningkat.

7. Baik untuk tumbuh kembang anak
Selain dengan memberikan makanan gizi yang seimbang, anda juga bisa menambahkan temulawak sebagai tambahannya. Karena kandungan curcumin juga lah yang mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan dan mencegah berbagai penyakit pada anak.

Mungkin itulah beberapa khasiat dan manfaat yang ditemukan pada temulawak untuk kesehatan anak. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi dan bisa menambah pengetahuan anda dalam bidang kesehatan karena sangat bermanfaat untuk anda dan keluarga. Semoga Bermanfaat:))

Minuman Sehat Untuk Mengatasi Haus Pada Si Kecil

Obat Anak Kecil | Setelah bermain seharian di musim panas, si kecil akan banyak kehilangan cairan karena berkeringat. Untuk itu, sangat penting tubuh mereka untuk segera kembali mendapatkan asupan cairan melalui minum. Kurangnya asupan cairan bisa menyebabkan anak mengalami dehidrasi ringan. Bahkan bisa mengalami kondisi yang serius seperti diare atau muntah berkepanjangan.

Kurangnya cairan pada anak ini tidak boleh disepelekan, karena jika sudah pada akut, dehidrasi bisa memicu shock yang berbahaya. Maka dari itu, selalu pastikan si kecil untuk minum cukup setiap harinya supaya terhindar dari gejala-gejala dehidrasi. Di bawah ini ada beberapa minuman terbaik untuk anak kecil yang kehausan karena aktifitas bermain mereka. *Perlu diingat, minuman di bawah ini untuk anak usia di atas satu tahun dan tidak sedang mengalami gangguan medis.

Minuman Sehat Untuk Menghilangkan Haus Si Kecil

minuman-sehat-untuk-mengatasi-haus-si-kecil

1. Air Putih
Minuman Sehat Untuk Anak yang pertama adalah air putih, yang merupakan sumber cairan terbaik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang karena sudah beraktifitas. Selain berperan dalam mengatur suhu tubuh, air putih juga bisa menurunkan resiko infeksi saluran kencing dan penyakit sembelit pada anak.

2. Jus Buah
Jus dari buah seperti apel, melon, jeruk, anggur dan juga mangga merupakan beberapa jenis buah yang bisa dijadikan jus untuk si kecil setelah bermain. Jus buah memang kaya akan vitamin dan antioksidan yang sangat baik untuk daya tahan tubuh si kecil. Batasi penambahan gula jika bunda memang ingin menambahkan gula pada jus.

3. Susu
Susu sapi segar bisa menjadi pilihan alternatif untuk memenuhi kebutuhan cairan si kecil. Susu sapi ini kaya akan protein, lemak, vitamin, termasuk kalsium dan magnesium yang baik untuk pertumbuhan si kecil. Kombinasikan susu dengan coklat atau buah-buahan segar sebagai variasi agar si kecil tidak bosan.

4. Yogurt
Sebagai salah satu produk turunan susu sapi, yogurt juga baik untuk kesehatan si kecil. Karena selain mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, beberapa merek yogurt yang dipasaran juga dilengkapi dengan probiotik yakni bakteri baik yang bisa membantu melancarkan pencernaan si kecil.

5. Air kelapa
Air kelapa ini mempunyai kelebihan yakni kaya akan vitamin dan mineral yang menjadikan minuman sehat untuk si kecil. Kandungan mineral di dalamnya bisa menggantikan sejumlah mineral yang hilang bersama dengan keringat dan buang air kecil anak. Air kelapa juga baik diberikan pada anak yang mengalami diare.

6. Air lemon
Membuat resep minuman dari lemon tidaklah sulit, cukup dengan mencampurkan perasan lemon dan gula secukupnya, air lemon ini kaya akan vitamin C yang bisa membantu tubuh untuk menyerap zat besi. Tapi jangan terlalu banyak gula!. Karena mengkonsumsi gula secara berlebihan pada anak sangat tidak direkomendasikan karena bisa memicu kegemukan berlebih seperti obesitas.

7. Jus Sayur
Jika dibandingkan dengan jus buah, jus sayur mungkin kurang popular karena rasanya yang dinilai tidak seenak jus buah terutama oleh anak-anak. Padahal jus sayur ini mengandung manfaat yang tidak kalah menyehatkan dari jus buah. Seperti wortel, seledri, timun, dan juga brokoli yang merupakan beberapa jenis sayuran yang bisa dijadikan jus. Bunda bisa mengkombinasikan sayur dan buah atau bisa juga menambahkan sedikit gula atau madu untuk memberikan rasa manis pada jus sayuran yang dibuat.

Itulah mungkin beberapa minuman sehat anak yang bisa menggantikan cairan tubuh mereka yang hilang setelah seharian beraktifitas. Semoga Bisa Bermanfaat:))

Penyebab Anak Tetap Kurus Meskipun Banyak Makan

Penyakit anak | Tubuh anak tak kunjung berkembang meskipun ia sudah makan banyak? Ini bisa jadi karena kandungan gizi makanan yang tidak seimbang dan menjadi salah satu penyebab utamanya. Dibawah ini ada beberapa alasan Mengapa Anak Tetap Kurus Meskipun Banyak Makan. Simak selengkapnya…

Penyebab Anak Sering Makan Tapi Tetap Kurus

penyebab anak kurus meskipun banyak makan

1. Anak yang senang memilah milih makanan
Si kecil yang hanya suka dengan lauk yang itu itu saja, bisa jadi ia akan mengalami kekurangan gizi yang lainnya sehingga membuat berat badan anak tidak naik. Cobalah untuk memvariasikan menu makanan, karena pada masa pertumbuhan anak banyak membutuhkan asupan gizi yang tidak hanya datang dari satu jenis makanan saja. Biasakan juga anak untuk mengkonsumsi aneka jenis makanan yang lainnya yang bergizi.

2. Masalah kesehatan
Beberapa kondisi kesehatan juga ikut mempengaruhi kenaikan berat badan anak. Seperti penyakit diare kronis, hati, sampai penyakit pencernaan seperti cacingan yang membuat berat badan anak cenderung stabil. Penyakit kerongkongan juga bisa menghambat kenaikan berat badan anak yang bisa membuat anak tidak menyerap cukup gizi pada makanan.

3. Makan asal banyak
Memberikan makanan yang bergizi sudah menjadi tugas orang tua. Sebagian orang tua mempunyai pandangan mengenai anak yang sedang pada masa pertumbuhan harus diberikan makanan apa saja. Padahal, kalori dan kandungan gizi yang cukup akan membuat berat badan naik. Dan juga banyak orang tua yang mencoba membatasi asupan lemak dalam sajian makanannya. Padahal makanan yang berlemak penting untuk tumbuh kembangnya.

4. Faktor lingkungan
Faktor sosial dan lingkungan anak ternyata ikut berperan membuat anak yang sudah makan banyak tapi tetap kurus. Misalnya, anak yang tidak mempunyai jadwal makan yang jelas. Hal ini bisa membuat anak hanya asal makan tanpa memikirkan gizi yang cukup untuknya. Perasaan marah dan stress sampai frustasi akibat waktu makan juga bisa menimbulkan gangguan makan, karena anak jadi tidak benar dan cenderung asal-asalan.

Baca Juga : Suplemen Penting Yang Wajib Diberikan Untuk Anak Balita dan Bayi

5. Alergi makanan
Beberapa alergi makanan juga turut membuat penyerapan gizi tidak berjalan dengan baik. Seperti hal nya anak yang alergi protein gluten. Sistem kekebalan yang muncul karena protein ini, menyebabkan rusaknya lapisan usus, sehingga tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik. Saat anak alergi protein susu, itu artinya anak tidak bisa menyerap nutrisi lain yang terkandung dalam susu.

Nah, itulah beberapa penyebab anak kurus meskipun banyak makan. Semoga bisa menjadi pelajaran untuk para orang tua dalam menjalankan tugasnya. Semoga Bermanfaat:))

Tips Diet Yang Tepat Untuk Obesitas Pada Anak

Tips diet tepat untuk anak obesitas

Tips Diet Yang Tepat Untuk Obesitas Pada Anak | Beberapa hari ke belakang ini, seorang anak yang usia nya masih 10 tahun sedang ramai diperbincangkan karena Penyakit Anak obesitas yang dialaminya. Pada normalnya, anak berusia 10 tahun memiliki berat badan sekitar 40kg. tetapi anak tersebut baru usia 10 tahun sudah memiliki berat badan sampai 190kg.

Jumlah anak yang menderita obesitas memang selalu meningkat tiap tahunnya. Padahal obesitas dikenal sebagai penyebab dari timbulnya berbagai penyakit. Kebanyakan obesitas terjadi karena gaya hidup seseorang yang tidak sehat. Dan tentunya sebagai orang tua harus selalu memantau grafik pertumbuhan anak agar tidak terjadi penyakit obesitas pada anak anda.

Anak yang gemuk bisa dikatakan tidak akan menggemaskan lagi ketika anak tersebut memiliki berat dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia nya. Para orang tua harus waspada dan tidak boleh membiarkan ini terus berkepanjangan sampai pada akhirnya keadaan menjadi semakin memburuk. Ada Tips Diet Yang Tepat Untuk Para Anak Yang Mengalami Obesitas, dan bisa juga dilakukan untuk upaya pencegahan penyakit ini.

Diet Tepat Untuk Obesitas Pada Anak

diet tepat untuk anak obesitas

Kali ini ada beberapa tips untuk yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan anak, Diet Tepat Anak Obesitas tanpa membuat anak merasa kelaparan seperti:

1. Gizi yang seimbang
Yang pertama berikan makanan yang memiliki gizi seimbang. Sesuaikan asupan kalorinya dengan aktivitas yang dilakukannya sehari-hari. Karena semakin banyak aktivitas yang dilakukan anak, akan semakin banyak juga asupan kalori yang dibutuhkan anak tersebut. Jangan sampai anda memberikan anak dengan asupan kalori yang berlebihan, tanpa ada aktivitas. Karena hal ini lah yang akan semakin membuat berat badan anak akan bertambah.

2. Lakukan aktivitas fisik
Olahraga selalu menjadi salah satu cara terbaik untuk menurunkan berat badan, baik itu orang dewasa, maupun anak-anak. Selain berolahraga, tidak salah jika para orang tua mengajak anaknya untuk bergerak ketika sedang dirumah, Seperti mengambil ini itu sendiri. Jika anak sudah lebih besar, bisa juga anda meminta tolong untuk membantu membereskan rumah. Jangan biarkan mereka hanya duduk menonton televisi sambil memakan cemilan yang banyak mengandung garam dan gula.

3. Mengatur Cemilan
Bila selama ini anda membiarkan anak memakan cokelat, keripik, soda, atau es krim di sela-sela makan, untuk saat ini biasakan mengubahnya. Lebih baik sediakan makanan atau cemilan sehat yang rendah lemak seperti yogurt, jus buah, biskuit gandum, buah, puding dan lain sebagainya yang bisa dibuat sendiri di rumah.

4. Berikan sarapan
Pastikan anda selalu menyiapkan sarapan untuk anak anda setiap hari sebelum beraktivitas. Pastinya makanan yang disiapkan pun harus makanan sehat yang bisa memenuhi gizi anak. Dengan sarapan yang cukup, maka anak tidak akan merasa lapar saat jam makan siang, yang bisa menyebabkan mereka akan makan yang berlebih.

5. Makan bersama
Sering kali anak senang makan sambil menonton televisi. Tapi sekarang biasakan untuk makan bersama dengan semua anggota keluarga. Para peneliti menyebutkan anak-anak yang makan bersama keluarganya, akan lebih mudah mengontrol berat badannya, dibandingkan dengan anak yang terbiasa makan di depan televisi. Karena pada saat anak makan di depan televisi, anak akan lebih lama untuk merasa kenyang, sehingga pada akhirnya anak akan makan dengan porsi yang lebih banyak.

Itulah beberapa Tips Diet Anak Obesitas yang bisa dilakukan sendiri dengan cara membiasakannya. semoga Bermanfaat:))

Waspada Bahaya Penyakit Obesitas Yang Menyerang Anak

Obat Anak Kecil Penyakit Anak Obesitas atau kegememukan tidak hanya menyerang orang dewasa. Statistik menunjukkan bahwa di beberapa negri penyakit obesitas juga menyerang anak-anak sampai-sampai pada tahap yang mempihatinkan. Kurangnya pengetahuan orang tua atau pandangan orang tua yang menyatakan bahwa anak yang memiliki tubuh gemuk adalah anak yang sehat dan menggemaskan bisa mempengaruhi kondisi ini. Lalu apa bahaya obesitas pada anak? dan bagaimana mengatasinya?

bahaya obesitas pada anakObesitas pada anak atau anak yang kelebihan berat badan bisa menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan anak. Anak-anak yang masih kecil dan lugu pastinya tidak memahami bahaya ini. Maka orang tua lah yang harus tanggung jawab menjaga anaknya agar mereka tetap sehat. Dan Orang tua juga harus mengetahui apa penyebab obesitas pada anak dan bagaimana cara mencegah dan mengatasi masalah obesitas pada anak.

Akibat Dari Penyakit Obesitas Pada Anak

Bahaya penyakit obesitas pada anak bisa menimbulkan penyakit lain seperti diabetes, darah tinggi atau juga penyakit jantung. Penyakit yang dulunya dianggap sebagai penyakit lanjut dan dewasa, kini bisa dialami oleh anak-anak akibat dari timbunnya lemak, kolesterol dan gula yang terdapat pada tubuh. Gangguan pernafasan atau asma akan beresiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.

Selain dari itu, anak-anak dengan kelebihan berat badan atau kegemukan juga akan mengalami kesulitan bergerak dan terganggu pertumbuhannya karena timbunan lemak yang berlebihan pada organ-organ tubuh yang seharusnya berkembang. Belum lagi efek psikologis yang dialami anak seperti ejekan dari teman-temannya baik itu disekolah ataupun di lingkungan sekitarnya.

Penyebab Obesitas Pada Anak

Ada beberapa diantaranya penyebab obesitas pada anak seperti:

Makanan Cepat Saji Dan Makanan Ringan Dalam Kemasan
Banyaknya restoran cepat saji yang merupakan salah satu penyebab obesitas pada anak. banyak anak-anak yang menyukai makanan cepat saji atau fast food, padahal makanan seperti itu pada umumnya mengandung lemak dan gula yang tinggi yang menyebabkan obesitas. Makanan cepat saji ini memang memiliki rasa yang nikmat tapi tidak memiliki kandungan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Dan juga kesukaan anak pada makanan ringan dalam kemasan atau makanan manis menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan.

Minuman Ringan
Sama hal nya seperti makanan cepat saji, minuman ringan juga terbukti mempunyai kandungan gula yang tinggi sehingga berat pada akan terus bertambah bila mengkonsumsi minuman ini. Rasanya yang nikmat dan menyegarkan menjadikan anak-anak sangat menggemari minuman ini.

Kurang Aktivitas Fisik Anak
Masa anak identik dengan bermain. Dulu permainan anak umumnya seperti permainan fisik yang mengharuskan anak berlari, melompat dan menggerakkan yang lainnya. Tapi hal ini telah berganti dengan game elektronik, komputer dan internet yang hanya bisa dilakukan dengan duduk di depannya tanpa harus bergerak. Hal inilah yang menyebabkan anak kurang melakukan gerak badan sehingga menyebabkan anak menjadi kelebihan berat badan.

Faktor Genetik
Faktor genetik merupakan faktor keturunan dari orang tua yang sulit untuk dihindari. Jika ayah atau ibu anak tersebut memiliki kelebihan berat badan, hal ini bisa diturunkan pada anaknya.

Solusi obesitas Pada Anak

Bagi anda yang memiliki anak dengan Penyakit Anak obesitas atau anak memiliki kelebihan berat badan, hendaknya tidak memaksakan anak untuk diet ketat, karena ini akan mengganggu pertumbuhan dan kesehatan anak. Sebaiknya untuk mengatasi obesitas pada anak atau untuk mencegah anak agar tidak mengalami obesitas, bisa dengan langkah-langkah seperti dibawah ini:

Berikan Anak Sarapan dan Bekal
Sarapan merupakan awal yang baik untuk anak saat akan memulai harinya. Ini juga diperlukan agar anak kuat saat melakukan aktivitas di sekolah dan mencegah memakan makanan yang berlebih setelahnya. Dengan membawa sarapan dan bekal dari rumah, orang tua bisa mengontrol gizi anak dan menghindari anak untuk tidak jajan diluar.

Memperhatikan Makanan Yang Akan Diberikan Pada Anak
Kurangi pemberian makanan cepat saji, makanan ringan dalam kemasan. minuman ringan, cemilan manis atau makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi. Sebaiknya, sajikan anak dengan makanan daging dan sayuran segar, juga buah-buahan dan susu yang baik untuk pertumbuhan anak. Berikan porsi yang sesuai dengan usia anak.

Tetapkan Aturan Makanan
Biasakan anak untuk makan di meja makan buka di depan televisi atau komputer. Banyak orang yang tidak menyadari berapa banyak makanan yang sudah dimakannya itu.

Perbaiki Teknik Mengolah Makanan
Jangan terlalu banyak menggoreng makanan yang banyak lemak untuk dikonsumsi. Para orang tua bisa mencoba untuk mengukus, merebus atau memanggang makanan agar lebih sehat lagi.

Batasi Anak dari Televisi, Game, Dan Komputer
Dengan melakukan kegiatan tersebut akan membuat anak anda menjadi malas untuk bergerak, maka perlu dilakukan aturan tentang berapa lama kegiatan diatas boleh dilakukan oleh anak. Dan anda juga bisa membantu anak untuk memberikan hiburan lainnya seperti bersepeda, bermain bola dan atau sekedar lompat tali.

Melakukan Kegiatan Yang Memerlukan Aktivitas Fisik
Orang tua dan anak bisa merencanakan untuk melakukan kegiatan olahraga bersama seperti jogging, lari pagi, berenang, badminton, lompat tali, atau olahraga lainnya. Bisa juga dengan merencanakan liburan bersama ke pantai, kebun binatang, taman, sehingga membuat anda dan anak menjadi lebih banyak berjalan kaki.

Itulah informasi mengenai bahaya obesitas pada anak dan cara mengatasinya sebelum terlalu parah. Anak yang gemuk berbadan besar memang lucu dan menggemaskan. Dan Jaga agar putra putri anda tumbuh dengan sehat dan dengan pola makan dan pola hidup yang sehat. Sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Perlu diingat juga bahwa obesitas atau kegemukan bukan lah hal yang baik untuk anak-anak. Semoga Bermanfaat:))

Pengobatan Demam Berdarah Anak Dengan Bahan Alami

Obat Anak KecilPengobatan Demam Berdarah Anak Dengan Bahan Alami | Penyakit Anak Demam Berdarah biasanya menimbulkan gejala yang ringan tapi tidak untuk menganggapnya remeh, karena penyakit ini bisa menimbulkan kematian jika sudah parah dan susah untuk diobati. Pada anak yang terserang penyakit demam berdarah sebaiknya kita sebagai orang tua harus segera langsung cepat tanggap untuk melakukan pengobatan penyakit tersebut.

Gejala Yang Timbul Oleh DBD Pada Anak

1. Tubuh anak menjadi mendadak demam tinggi
2. Sakit pada mata bagian belakang, nyeri sendi, otot dan tulang
3. Anak akan mengalami mimisan
4. Kulitnya akan mudah memar
5. Muncul ruam di sebagian tubuh
6. Anak mengalami sakit kepala yang hebat disertai dengan batuk dan pilek
7. Kurangnya nafsu makan anak
8. Mengalami mual dan muntah juga gatal pada telapak kaki

Gejala diatas merupakan gejala yang sering terjadi pada anak-anak yang terkena penyakit DBD, jika anak anda mengalami beberapa gejala diatas sebaiknya langsung mengunjungi dokter atau puskemas. Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami dan aman untuk anak anda seperti :

Obat Dari Bahan Alami Untuk Demam Berdarah Pada Anak

bahan alami untuk demam berdarah

Jambu Biji
Pengobatan untuk gejala awal demam berdarah pada anak bisa anda lakukan dengan jambu biji. Jambu biji sangat efektif digunakan sebagai obat DBD karena mengandung flavonoid yang bisa meningkatkan kadar trombosit dalam darah anak. Jambu biji juga memiliki beberapa kandungan seperti minyak lemak, minyak atsiri, tanin dan vitamin C yang sangat tinggi. Nah jika anak anda mengalami penyakit DBD maka anda bisa memberikannya jambu biji sebagai obatnya, karena menurut penelitiah para ahli jambu biji bisa menaikkan trombosit pada anak, dan juga dengan memberikan daun jambu biji selama 5 hari berturut-turut bisa menaikkan trombosit hingga >100.000/ul secara efektif.

Kunyit
Selain digunakan sebagai bumbu masakkan, kunyit juga bisa digunakan sebagai obat Demam Berdarah pada anak yang aman dan efektif. Kunyit memiliki banyak khasiat sebagai antimikroba, antivirus, antioksida, antitumor dan juga bisa menghambat perkembangan tumor payudara.

Daun Dewa
Daun dewa ternyata bisa digunakan sebagai obat demam berdarah pada anak secara efektif pula, caranya mudah siapkan daun dewa dan cuci sampai bersih. Setelah itu, rebus daun tersebut dengan menggunakan 600 ml air sampai tersisa setengah nya atau 300 ml air, berikan pada anak untuk meminumnya secara rutin agar penyakit nya bisa membaik dan sembuh.

Meniran
Meniran ini sangat efektif digunakan sebagai obat anak kecil demam berdarah karena memilik khasiat sebagai antivirus, memiliki kandungan tanin, asam fenoleat, dan senyawa flavonoid. Caranya mudah dan praktis, siapkan meniran dan daun pegagan, cuci sampai bersih dan rebus dengan 5 gelas air hingga menjadi 3 gelas air. Berikan pada anak secara rutin 3x sehari untuk menyembuhkan penyakit demam berdarah anak.

Air Kelapa
Air Kelapa juga memiliki manfaat yang sangat ampuh untuk mengobati penyakit demam berdarah pada anak. Anda bisa menggunakan air kelapa dengan jeruk nipis caranya siapkan kelapa muda hijau dan jeruk nipis, lubangi kelapa hijau dan peras jeruk nipis, air perasan jeruk nipis bisa dicampurkan ke dalam kelapa hijau dan diminum untuk menyembuhkan demam berdarah, berikan pada anak secara rutin agar bisa sembuh.

Demikian Pengobatan Demam Berdarah Anak Dengan Bahan Alami, beberapa obat alami diatas sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit demam berdarah jadi bagi anda yang memiliki anak kecil atau siapapun yang mengalami penyakit demam berdarah, anda bisa memberikan pengobatan alami seperti diatas. Semoga informasi ini bisa bermanfaat :))

PENTING : Obat Demam Berdarah Pada Anak dan Balita Yang Aman, Berkualitas dan Berkhasiat

Mengatasi Cacingan Pada Anak Dengan Bahan Alami

Mengatasi Cacingan Pada Anak Dengan Bahan Alami – Cacingan merupakan jenis penyakit yang sering menyerang seseorang baik itu anak-anak maupun orang tua. Cacingan ini biasanya disebabkan oleh cacing kremi, cacing pita, dan cacing tambang. Pada orang tua cacing yang biasa menyerang ialah cacing cambuk dan cacing gelang. Cacing tersebut bisa masuk ke dalam tubuh seseorang karena memakan makanan yang tidak sehat dan higienis, sehingga menyebabkan telur cacing tertelan dan berkembang biak dalam perut.

cacingan pada anak cacingan-pada-anak-

Cacing cambuk pada orang dewasa biasanya bersarang dan berkembang di usus besar atau usus halus, sedangkan untuk usus gelang berkembang biak pada usus 12 jari.

Ciri-ciri anak Cacingan

  • Berat badan tidak naik meskipun nafsu makan normal.
  • Tidak bergairah dan semangat.
  • Sering garuk-garuk pada bagian pantat pada malam hari.
  • Kurus , perut buncit.
  • Sering mengalami gangguan pada lambung.
  • Batuk yang tidak sembuh.

Mengatasi Cacingan Pada Anak Dengan Bahan Alami

bahan alami untuk cacingan

1. Wortel dengan Kelapa, caranya parut keduanya kemudian campurkan parutan wortel ke dalam santan kental. Agar terdapat rasa, bisa ditambahkan ramuan tersebut dengan sedikit garam, aduk sampai rata dan minumkan pada anak yang menderita cacingan.

2. Biji pepaya dengan madu, Campuran antara biji pepaya dengan madu bermanfaat untuk mengatasi cacingan terutama cacing gelang. Caranya, keringkan biji pepaya dan tumbuk sampai halus. Setelah itu seduh dengan air hangat dan tambahkan madu murni agar rasanya tidak terlalu hambar.

3. Daun Pepaya
Daun pepaya bisa mengatasi cacing kremi, cacing kremi ini biasanya akan keluar pada malam hari lewat anus. Untuk itu, anak-anak yang menderita cacingan akan merasa gatal pada anus di malam hari. Untuk mengatasinya gunakan daun pepaya dan caranya, rebus daun pepaya dan minumlah secara teratur 2 kali sehari.

4. Bawang Putih
Caranya, siapkan bawang putih, gula merah, dan akar pepaya. Rebus semua bahan dengan 600cc air. Angkat ramuan sampai air menjadi 300cc.

Demikian ulasan tentang penyakit Cacingan pada anak dan bahan alami yang bisa mengobati cacingan. Selain dengan bahan alami anda juga bisa dengan melakukan Pengobatan Cacingan Pada Anak dengan Obat Herbal. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi perantara kesembuhan penyakit anak. Terimakasih:))

Makanan Sehat untuk Anak Penderita Penyakit Tipes

Obat Anak Kecil Tradisional Indonesia | Tipes Ini umumnya diderita oleh anak-anak yang sudah bisa mengkonsumsi makanan dari luar rumah. Tipes atau demam tifoid dapat diatasi dengan pemberian antibiotik sesuai dengan tingkat sensitivitas kuman penyebabnya. Untuk membantu proses pengobatan penyakit tipes pada anak maka perbanyaklah untuk mengkonsumsi Makanan Sehat untuk Anak Penderita Penyakit Tipes. seperti makanan rendah serat dan berkalori tinggi (tidak pedas dan asam).

Lalu Makanan apa sajakah yang boleh dikonsumsi oleh anak penderita tipes? simak baik-baik yah…

Makanan Sehat untuk Anak Penderita Penyakit Tipes

pantangan makanan penyakit tipes makanan yang sehat untuk penderita tipes

  • Makanan yang bertekstur lembut dan lunak, agar mudah ditelan dan dicerna oleh usus, namun tetap memiliki nutrisi yang cukup tinggi bagi anak penderita tipes. Seperti : Bubur, Nasi Tim Ayam, Kentang Bubuk, Roti Bakar, Puding, Biskuit, Pisang dan Alpukat.
  • Makanan yang kaya akan Protein, karena untuk memperoleh tenaga dan stamina harus mendapatkan karbohidrat dan juga protein yang cukup. Makanan yang kaya akan protein ini bermanfaat untuk sumber tenaga anak penderita tipes. Misalnya : Daging ayam rebus, Hati ayam, Ikan Rebus, Kacang kedelai, Tahu, dan Margarin.
  • Makanan dengan rendah serat, pantangan makanan untuk penderita penyakit tipes ini adalah makanan yang kadar serat nya tinggi. Ada sayuran yang memiliki kadar serat yang tinggi dan tidak boleh diberikan kepada penderita tipes. Untuk itu makanlah sayuran yang kandungan serat nya tinggi seperti : Kancang panjang, Buncis muda, Labu siam, Pepaya, Pisang, Alpukat dan Wortel.
  • Makanan yang Tidak Pedas dan Asam, karena bahayanya makanan pedas ini tidak baik bagi pencernaan. Bisa dengan mengkombinasikan beberapa bahan makanan yang dimiliki untuk membuat berbagai menu makanan yang ramah dan bisa dikonsumsi oleh penderita tipes.

Jadi selain dengan menggunakan Obat Tipes Untuk Anak, Para orang tua disarankan untuk memberikan asupan makanan bagi anaknya yang sedang mengalami penyakit tipes. Terimakasih Semoga Bermanfaat dan Semoga Lekas Sembuh :))