Masalah Kesehatan Kaki Yang Sering Terjadi Pada Anak

Masalah kesehatan Anak – Kaki manusia merupakan bagian yang sangat rumit dari tubuh dan kaki anak dan merupakan bagian tubuh yang lembut dan lentur, sehingga tekanan yang abnormal bisa dengan mudah menyebabkan kaki untuk berubah bentuk. Kaki seorang anak tumbuh dengan cepat selama tahun pertama, mencapai hampir setengah ukuran kaki dewasa mereka.

Pada tahun pertama bisa sangat penting dalam pengembangan kaki. Gangguan kaki pada anak, awalnya ringan dan tidak disadari tapi dengan seiring nya pertumbuhan usia dan berat badan anak maka permasalahan kaki yang awalnya ringan bisa berdampak pada berbagai masalah lainnya, seperti nyeri kaki, nyeri persendian, bentuk kaki tidak simetris, mudah jauh, mudah tersandung, dan atau masalah lainnya simak di bawah ini:

masalah-kesehatan-kaki-anak

Nyeri kaki
Growing pain atau nyeri kaki pada anak merupakan gejala pada anak yang tidak umum dibandingkan orang dewasa karena fleksibilitas dan ketahanan dari jaringan. Tumbuh ke dalam kuku kaki bisa terjadi dan mungkin akan membutuhkan pengobatan. Nyeri kaki non-spesifik merupakan keluhan umum dari anak-anak, sering menyebabkan sakit mendalam seperti nyeri kaki di malam hari. Ada beberapa penyebab spesifik dari sakit yang muncul, terutama di bagian tumit, yang disebut dengan penyakit sever atau apophysitis kalkanealis dan di lutut, dimana sering disebut Osgood-schlatters penyakit. Clubfoot merupakan deformitas relatif jarang pada saat lahir yang masih bisa menyebabkan masalah di kemudian hari setelah koreksi. Kaki yang berkeringat banyak atau memiliki kaki yang berbau juga bisa menjadi masalah pada anak yang lebih tua.

Jalan jinjit atau toe walking
Jalan jinjit ini biasa normal pada anak terutama jika mereka baru mulai belajar berjalan dan segala sesuatu. Tapi, bisa menjadi tanda kondisi yang perlu diamati lebih lanjut terutama jika rentang sendi pergelangan kaki gerak menjadi terbatas. Sebagian besar kasus jalan jinjit ini terkadang seperti kebiasaan dan akan merubah anatomis dan fungsi kaki menjadi tidak sempurna. Jalan jinjit bisa disebabkan oleh kondisi gangguan sensoris, neuromuskuler, seperti cerebral palsy atau distrofi otot, perbedaan panjang kaku, kelainan sumsum tulang belakang, dan sesak achilles tendon. Jika gejala ringan, cukup dengan latihan peregangan atau terapi fisik yang mungkin diperlukan. Pada gangguan lebih parah atau yang berkelanjutan, maka perlu diberikan alat ortosis kaki, suntikan botox atau operasi. Semua khusus harus dievaluasi untuk menyingkirkan penyebab lain.

Adductus Metarsus
Beberapa bayi lahir dengan kaki yang bisa membelokkan ke arah dalam dari tengan kaki ke jari kaki yang sering disebut metarsus adductus. Ini biasanya akan membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan. Jika anak mencapai sekitar 6-9 bulan kondisi masih tidak membaik, sepatu korektif khusus atau gips sering dianjurkan.

Flat foot
Atau kaki pronated pada anak ini biasanya tidak menimbulkan nyeri, tapi bisa menyebabkan sakit terlebih jika anak memiliki kelebihan berat badan atau lebih. Pada anak yang masih sangat muda, sering kali ada ‘bantalan lemak’ di daerah lengkungan kaki yang memberikan tampilan kaki datar. Apabila kaki juga ke dalam gulungan di pergelangan kaki, maka hal ini bisa menjadi perhatian. Pada kebanyakan kasus, sebagian besar akan tumbuh dari itu, tapi sebagian tidak.

Pentingnya alas kaki
Banyak masalah pada kaki orang dewasa bisa dilihat pada masa kecil, sehingga perhatian untuk alas kaki pada anak bisa meminimalkan resiko masalah ini pada orang dewasa. Ukuran sepatu yang tidak sesuai bisa menyebabkan sejumlah masalah pada saat usia dewasa nanti. Mengingat tingginya tingkat rasa sakit dan ketidaknyamanan bahwa masalah itu bisa menyebabkan berbagai masalah pada kaki. Jadi masalah kaki pada anak biasanya bisa dicegah dengan alas kaki yang sesuai dan tepat.

masalah-kaki-pada-anak

Kapan harus ke dokter?

  • Jika anak jalan jinjit, duduk leter W.
  • Jika masalah kaki anak tidak lurus, bengkok, atau berbentuk O atau X.
  • Terdapat kapalan atau kulit yang menghitam dan mengeras atau benjolan pada salah satu kaki yang simetris.
  • Nyeri pada kaki.
  • Mudah tersandung dan sering terjatuh.
  • Terdapat masalah pada kulit atau kuku.
  • Kaki berbau.
  • Keringat pada kaki yang berlebihan.

Baca Juga :

Obat Tradisional Untuk Epilepsi (Kejang) Pada Anak Terbaik

Cara Mengatasi Berat Badan Kurang Pada Anak Dan Balita

Masalah Kesehatan Anak Dengan Keterbelakangan Mental