Mengenal dan Mewaspadai Penyakit Meningitis Pada Anak

penyakit-meningitis-pada-anak

Jenis Penyakit Anak | Penyakit anak meningitis merupakan penyakit yang bisa dikatakan mematikan dan masih misterius. Meningitis ini terjadi pada membran pelindung yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang. Infeksi tersebut bisa menyebabkan membran pelindung yang disebut meninges mengalami peradangan yang bisa merusak saraf dan otak. Tidak berbeda dengan penyakit lainnya, penyakit meningitis pun bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, sampai orang dewasa.

Dibawah ini ada gejala meningitis pada anak, bayi atau balita seperti:

  • Sering menangis (rewel), tidak mau digendong
  • Kulitnya pucat dan ada bercak pudar dengan ruam kemerahan yang tidak hilang
  • Demam yang tinggi dengan telapak tangan dan kaki dingin
  • Leher yang terasa kaku dan sensitif terhadap sinar terang
  • Muncul benjolan kecil di bagian atas kepala yang lunak atau padat biasa disebut sebagai fontanelle
  • Anak sering menangis dengan suara yang tinggi dan mengerang
  • Mudah mengantuk dan responsif
  • Anak mengalami kejang
  • Anak bernafas cepat

Pada umumnya, gejala tersebut akan muncul secara bergantian atau bahkan tidak muncul sama sekali. Tapi jika anak yang memiliki kulit warna gelap, ruam yang muncul biasanya tidak akan terlihat. Pada anak-anak jangan menunggu sampai munculnya ruam untuk melakukan pengobatan. Jika perlu segera berikan pengobatan yang dibutuhkan anak untuk menghindari kondisi lebih buruk lagi atau sampai sulit untuk disembuhkan dan akhirnya mematikan.

waspada-penyakit-meningitis-pada-anak

Tipe Penyakit Meningitis

1. Meningitis akibat infeksi bakteri
Tipe ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis Neisseria meningitides atau Streptococcus pneumonia yang melalui kontak fisik dekat. Meningitis tipe ini merupakan bentuk infeksi meningitis yang serius dan harus segera ditangani oleh tim medis sebagai kondisi yang darurat. Karena jika terus dibiarkan bisa mengakibatkan kerusakan otak dan keracunan darah atau septicamia. Untuk mencegah penularan dari penyakit meningitis ini diperlukan vaksin meningitis C, vaksin MMR dan vaksin pneumococcal. Banyak penderita yang mengalami penyakit meningitis tipe ini yakni anak yang berusia dibawah lima tahun, khususnya bayi dibawah usia satu tahun, dan remaja usia 15-19 tahun.

2. Meningitis akibat virus
Meningitis akibat ini menular karena virus dari batuk, bersin, atau kebersihan yang kurang dijaga.

Usia yang paling rentan terserang penyakit ini ialah anak-anak dan seringkali ditularkan pada musim panas. Dan jika sudah menyadari bahwa itu meningitis, jangan menunggu sampai ruam tersebut terlihat keunguan. Karena tidak semua anak mengalami ruam. Karena tidak semua anak mengalami ruam. Apabila dicurigai mengidap meningitis, maka jangan lagi menunda perawatan dan harus segera mulai lakukan pemeriksaan sebelum didiagnosis positif mengingat bahayanya penyakit ini.

Untuk mengetahui keberadaan penyakit ini, bisa dengan melakukan tes kecil dengan menggunakan kaca yang ditempelkan pada kulit. Jika ruam pada kulit tidak memudar berarti ruam tersebut merupakan bagian dari adanya meningococcal septicamia. Ruam yang muncul ini akan terlihat seperti bekas tusukkan jarum yang berkumpul kemudian berubah seperti memar. Jika ditekan ruam tidak hilang, tanda inilah yang merupakan kondisi darurat yang harus segera diperiksakan ke dokter.

Untuk meningitis akibat virus, kondisi akan membaik dalam jangka waktu dua minggu, dengan banyak beristirahat, konsumsi obat penghilang rasa sakit kepala dan obat anti mual. Sementara untuk meningitis akibat bakteri perlu dirawat dengan antibiotik yang dialiri melalui infus yang dimasukkan ke pembuluh nadi pada lengan. Penderita ini perlu dirawat inap di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif dan pengawasan medis ketat.

Penyebab kematian akibat meningitis ini kebanyakan karena keracunan darah atau septicaemia dan tidak lagi karena meningitis. Penyakit meningococcal ini bisa menimbulkan komplikasi seperti hilangnya pendengaran setelah mengidap meningitis bakteri. Memberikan vaksin merupakan cara yang paling tepat dan ampuh untuk mencegah meningitis.

< Baca Juga : Mengenal Jenis Vaksin Yang Wajib Diberikan Pada Anak >