Penyakit berbahaya/mematikan pada anak

penyakit yang mematikan anak

Anak merupakan buah hati yang menjadi penerus bagi para orang tua di masa depan. Tidak ada seorang ibu atau ayah yang tidak menyayangi anak-anak nya sendiri. Bahkan banyak orang tua yang rela mengorbankan apapun demi kebaikan anaknya, termasuk masalah kesehatan anak. Maka dari itu sekarang ini program imunisasi yang diberikan oleh pemerintah banyak diikuti secara antusias oleh para ibu yang memiliki anak bayi atau balita.

Tapi tidak semua orang memiliki kesadaran yang tinggi terhadap imunisasi tersebut bahkan malah diabaikan. Di negara-negara berkembang kesadaran masyarakat tentang imunisasi masih sangat rendah, sehingga menyebabkan anak-anak yang tidak diimunisasi akan rentan terkena berbagai penyakit.

Kali ini kita akan membahas mengenai penyakit-penyakit anak yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian pada anak.

Penyakit Berbahaya Yang Bisa Mematikan Pada Anak

penyakit mematikan pada anak

Infeksi saluran pernafasan bawah

Penyakit ini termasuk pneumonia dan bronkitis. Faktanya infeksi salurang pernafasan bawah jauh melebihi jumlah korban tewas di seluruh dunia dibanding AIDS an Malaria. Angka kematiannya pun mencapai 4 juta jiwa setiap tahunnya. Untuk pencegahan bisa dicegah dengan menggunakan berbagai vaksin (vaksin flu, Hib, campak, pneumococcal dan cacar air)

HIV/AIDS

Ini adalah virus yang dapat menyebabkan acquired immonudeficiency syndrome, Atau dikenal dengan AIDS. Untuk ini tubuh manusia tidak dapat menyingkirkan HIV. Pencegahannya dengan melakukan pembatasan jumlah pasangan seksual hingga dapat menghentikan penularan tehadap anak-anak. Selain itu tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian dan menggunakan kondom dengan benar.

Malaria

Malaria ini ditularkan oleh hewan penggigit yang paling mematikan di dunia yaitu nyamuk anopheles betina. Malaria ini tidak dapat ditularkan melalui kontak fisik, namun tetap saja malaria menyumbang jutaan jiwa di seluruh dunia pada setiap tahunnya.

Diare

Diare pada anak sering disebabkan oleh rotavirus. Menurut CDC 4 miliar kasus telah di diagnosa setiap harinya karena penyakit-penyakit seperti disentri, kolera dan rotavirus, sehingga diare jelas harus mendapat perhatian orangtua. Penyakit diare seperti disentri atau kolera telah menelan korban jiwa sekitar 2,2 juta setiap tahunnya. Pencegahannya bisa dilakukan dengan vaksin.

Tuberkolusis (TBC)

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang menyerang paru-paru, ginjal, tulang belakang, dan otak. Jika tidak ditangani penyakit TBC ini akan sangat berakibat fatal. TBC ini telah mumbunuh 2 juta jiwa. Pencegahannya dengan memberikan vaksin untuk TB pada bayi dan anak-anak dan ini sangat diwajibkan.

Campak

Campak dapat dengan mudah disembuhkan namun dapat berujung pada kematian jika tidak ditangani dengan baik. Penyakit ini sering terjadi pada anak-anak, tapi bisa juga terjadi pada orang dewasa. 146ribu jiwa meninggal karena campak ini pada setiap tahunnya.

Pertusis / Batuk Rejan

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis dapat dikenali dari batuk keras yang membuat anak sulit untuk bernafas. Pengobatan dengan antibiotik juga vaksin.

Tetanus

Penyakit ini berbeda dengan penyakit menular lainnya. Bakteri biasanya ditemukan di dalam tanah, debu dan kotoran lalu memasuki tubuh melalui istirahat di tubuh. Angka kematian mencapai 214.000 setiap tahunnya. Pencegahannya dengan memberikan vaksin.

Meningitis/radang selaput otak

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi dari cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Meningitis ini telah membunuh sekitar 1,2 juta orang di seluruh dunia pada setiap tahunnya.

Difteri

Disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae dan terjadi ketikan bakteri ini melepaskan toksin atau racun dan masuk ke dalam tubuh seseorang. Difteri akan menyebabkan masalah pernafasan, kelumpuhan, gagal jantung, juga berujung pada kematian. Pencegahannya dengan vaksin.

Itu Penyakit-penyakit yang berbahaya yang bisa menyebabkan kematian pada anak. Mulailah untuk hidup sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya. Pencegahan lebih baik dari pengobatan. Tetapi tidak salah jika kita melakukan pengobatan alternatif untuk melawan atau mencegah penyakit terutama penyakit anak. QnC Jelly Gamat obat herbal yang diyakini bisa menjadi obat penyakit anak juga membantu anda dalam mengatasi Berbagai penyakit  dan sesuai dengan anjuran yang diberikan.

Buka: Obat Herbal QnC Jelly Gamat

Terimakasih semoga bermanfaat:))